background img
bank bjb 1
Covid-19 Benar Ada Disekitar Kita, Abaikan Program 3M, Penyebaran Covid-19 Akan Bertambah

Covid-19 Benar Ada Disekitar Kita, Abaikan Program 3M, Penyebaran Covid-19 Akan Bertambah

Berangkat dari kasus penyebaran Covid-19 dalam satu bulan terakhir ini di Purwakarta angka kenaikan semakin meningkat penyebarannya dikalangan pemerintahan maupun dikalangan masyarakat biasa pada umumnya.Hingga ruangan Isolasi pun mengalami kekurangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta Jawa Barat, untuk menampung warga yang terpapar covid-19

Hal tersebut bisa terjadi diakibatkan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dengan mengubah prilakunya, mengabaikan protokol kesehatan dengan pola 3M sesuai anjuran Pemerintah Pusat dan Daerah.

Kasus itu dapat dibuktikan dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Bersekala Mikro (PSBM) di Kecamatan Purwakarta yang meliputi 9 kelurahan dan satu Desa serta perlakuan jam malam selama 14 hari, hal itu menunjukkan bahwa Covi-19 itu benar ada, baik dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) maupun lainnya.

Dan bukan hanya itu, juga Dua Kantor Dinas di Purwakarta, Dinas Pendidikan dan Sekda Purwakarta, berstatus WFH (Work From Home) selama 14 hari disebabkan adanya pegawai Dinas tersebut terpapar Covid-19 hal tersebut terjadi akibat terabaikannya protokol kesehatan, yakni, Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga Jarak (3M) serta menghindar dari kerumunan.

Menurut Wartawan sinarpaginews yang bertugas di Kabupaten Purwakata, Subang, Karawang (Purwasuka) Pemerintah Daerah lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat segera melakukan pendekatan dengan cara humanis ke berbagai elemen masyarakat, mulai dari Rt, Rw, Kepala Desa dan Lurah serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Dengan pola pendekatan tersebut, para tokoh terkait dapat diharapkan untuk menyerukan disetiap kegiatan masing masing tokoh mematuhi protokol kesehatan dengan pola 3M.

Maka dengan demikian, tingkat kesadaran merubah prilakunya untuk terapkan pola 3M akan timbul di masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya setiap hari.

Sehingga dengan merekatnya masyarakat menggunakan pola 3M itu, dapat dipastikan angka penyebaran Vovid-19 akan menurun pula, tapi jika masyarakat tetap membandal, mengabaikan protokol kesehatan (3M) maka penularan covid-19 pun takpernah berkesudahan dan cendrung semakin meningkat angka penyebaran Covid-19 dikalangan masyarakat kedepan.

Masyarat sudah selayaknya sadar untuk robah prilaku dengan patuh akan protok kesehatan dengan pola 3M sesuai anjuran Pemeritah. Suka tidak suka, sesungguhnya Covid-19 itu benar benar ada disekitar kita.****

Oleh : Markus Sitanggang
Wartawan sinarpaginews.com Purwasuka.

Berita Lainnya
PDAM bdg NOPEMBER Perumahan pa sep iKLANBREBES 1 bawah 4