background img
bank bjb
Menerima Tim Verifikasi P2WKSS Provinsi Jabar tahun 2016

Menerima Tim Verifikasi P2WKSS Provinsi Jabar tahun 2016

BANDUNG  - Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil serta Wakil ketua tp pkk kota bandung siti muntamah oded, menerima tim verifikasi P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera) provinsi jawa barat tahun 2016, di Halaman masjid perhutami RW 06 Kleurahan Maleber Kecamatan Andir, Selasa (1/11/2016).

Dalam sambutannya Oded menyampaikan, semoga kunjungan tim evaluasi ini memotivasi peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, baik melalui fungsi penopang ekonomi keluaga maupun merapihkan kesetaraan gender,

“Saya atas nama Pemkot Bandung menyampaikan ucapan selamat datang kepada ketua beserta anggota tim evaluasi P2WKSS Provinsi Jawa Jarat, semoga nyaman dan dapat melaksanakan seluruh kegiatan,”ucap Oded.  

Lanjut ia menyampaikan, kemiskinan yang masih dihadapi sebagian warga merupakn salah satu personal krusial, antara lain dicirikan oleh keterbatasan akses pada sesuatu vital seperti air bersih, rumah layak huni, alat kerja, makanan bergizi, pendidikan, kesehatan, lingkungan yang sehat dan lapangan pekerjaan,

 “Terhadap kenyataan itu, Pemkot Bandung berupaya mengentaskan kemiskinan diantaranya melalui program penanggulangan kemiskinan, seperti sekolah gratis, beasiswa sarjana dan bus sekolah. Selain itu renovasi rumah tidak layak huni, apartemen rakyat bagi warga kurang mampu. Kami juga menata dan membina pedagang kaki lima serta renovasi pasar tradisional yang mampu meninglatkan perekonomian warga bandung,” jelasnya.

Oded menambahkan, selain ada itu ada program ayo bayar zakat, bpjs gratis, ambulnce gratis, beras gratis untuk warga miskin dan omaba (Ojek Delivery Makanan Bayi). Di bidang ekonomi, diberikan pelatihan wirausaha, Kredit Melati, 1500 petugas gorong gorong, keamanan dan pemeliharaan tanaman,

“Berbagai upaya tersebut tentu bukan untuk menjadi kelompok sasaran terlena, justru mendorong peningkatan produktivitas menuju kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Upaya ini tentu tidak mudah, karena menyangkut perubahan pola pikir dan cara pandang kelompok sasaran dari yang tidak merasa berdaya menjadi lebih optimis menghadapi tantangan kehidupan, sehingga dalam pelaksanaannya tidak menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran serta partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya.

Oded berharap kunjungan tim evaluasi dari  provinsi pada hari ini semoga menguatkan dukungan untuk mengangkat harkat dan martabat warga berpenghasilan rendah,

 “Terima kasih atas kerjasamanya dan kolaborasi yang selama ini dilakukan baik warga binaan, tim pernggerak PKK, aparatur kewilayahan dalam membantu meningkatkan kualitas kehidupan warga binaan. Semoga apa yang kita ikhtiarkan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkas Oded.

Lanjut ketua P2WKSS Provinsi Jawa Barat Syaeful Maladi menyampaikan, penguatan peran perempuan dsemakin penting dan memegang peranan penting dalam berbagain aspek,

“Karena itu upaya pengentasan kemiskinan harus melibatkan perempuan dan disinilah program P2WKSS mengambil peran penting membantu peningkatan peran, kemandirian dan kesejahteraan perempuan termasuk memperjuangkan gender,”ujarnya.

Lanjut ia menyampaikan, saya pun bersyukur, upaya ini melibatkan tim penggerak PKK di semua tingkatan, tentunya menguatkan potensi berbagai pihak untuk secara bersama-sama membantu menuntaskan kemiskinan.

“Kegiatannya semakin semarak dan mendukung, sehingga apa yang menjadi tujuan 10 program PKK dapat di capai dengan baik,”tuturnya.  
Syaeful menambahkan, bahwa Provinsi Jawa Barat telah menetapkan pencanangan “Jabar Tolak Kekerasan” pada anak tanggal 18 juli yang lalu,

 “Intinya kita ingin mewujudakan lingkungan sekolah yang ramah anak, karena sekolah dihuni opleh anak yang masa depannya mereka pilih sendiri. Maka jelas program P2WKSS ini adalah satu program yang sejalan dengan “Jabar Tolak Kekerasan”, karena program P2WKSS yang kita laksanakan ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Lanjut syaeful menambahkan, pada desa kelurahan sebagai lokasi binaan P2WKSS melalui realisasi pemberdayaan kesejahteraan keluarga di berbagai bidang dan berbagai dinas instansi lembaga yang ikut peduli terhadap program terpadu P2WKSS juga sejalan dengan sasaran pembangunan nasional indonesia yaitu meliputi pembangunan manusia seutuhnya yang telah berusaha menempatkan manusia sebagai objek dan sekaligus sebagai subjek pembangunan. Agar pembanguan ini menghasilkan dan mencermika kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan,

“Intinya program ini di segala bidang di lokasi binaan bertujuan meningkartkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial secara keseluruhan. Hal ini antara lain diwujudkan dengan memberikn akses partisipasi, kontrol dan manfaat pada semua anggota masyarakat di lokasi binaan. Insya Allah kota bandung dengan program P2WKSS ini sudah lebih baik dari sebelumnya, mudah-mudahan menjadi juara dan sebagai kota model untuk kota kota lainnya khusus di jawa barat dan indonesia pada umumnya,” pungkas Syaeful .

Turut hadir dalam kegiatan ini camat Andir bapak Novidi, Kepala BPPKB Kota Bandung ibu Entin, Muspika sekecamatan Andir dan lurah sekecamatan Andir serta hadir pula dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Bambang Sugiono, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Yayu Anggraeni dan BP3AKB Sursilah Yani Yulianingsih. 

Berita Lainnya
radio  thomson bank bjb bawah iklan umroh astra motor