background img
bank bjb
Rusia Akan Kembangkan Senjata Nuklir Baru

Rusia Akan Kembangkan Senjata Nuklir Baru

MOSKWA - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan negaranya akan membuat senjata nuklir jenis baru, jika Amerika Serikat (AS) meninggalkan Kesepakatan Nuklir yang telah disetujui kedua negara pada 1987.

Pernyataan itu, disampaikan Putin, setelah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyampaikan tuduhan bahwa Rusia telah melanggar Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah atau Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Mike Pompeo, telah menyatakan bahwa AS siap meninggalkan perjanjian nuklir dengan Rusia, karena ada pelanggaran dari pihak Rusia. AS memberi waktu 60 hari bagi Rusia untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir yang dilarang dalam perjanjian itu.

Namun Putin menilai pernyataan Pompeo dan NATO hanyalah alasan yang dipakai AS agar dapat keluar dari kesepakatan tersebut. Dia bahkan menuding AS memiliki keinginan untuk mengembangkan senjata nuklir yang dilarang dalam perjanjanjian INF.

Melalui siaran televisi negara, Putin menyebutkan bahwa banyak negara telah mengembangkan senjata nuklir jarak menengah dan hal itu nampaknya mendorong AS yang terikat pada perjanjian nuklir dengan Rusia untuk bisa memiliki senjata tersebut.

“Sekarang sepertinya rekan kami di Amerika meyakini keadaan telah berubah banyak, sehingga mereka juga harus memiliki senjata jenis itu. Apa rekasi kami? Sederhana saja, terkait kasus ini, kami juga akan melakukan hal yang sama,” kata Putin. (BBC/SP)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS