background img
bank bjb
Malaysia Bernegosiasi dengan Perusahaan Cina soal Kompensasi Pipa

Malaysia Bernegosiasi dengan Perusahaan Cina soal Kompensasi Pipa

MALAYSIA, -- Malaysia sedang berdiskusi dengan kontraktor yang berbasis di China untuk kompensasi terkait proyek pipa senilai 9,4 miliar ringgit (S $ 3,09 miliar).

Pemerintah sedang bernegosiasi dengan China Petroleum Pipeline Engineering Co dan Huanqiu Project Management Beijing Co mengenai total kompensasi yang harus dibayar oleh Suria Strategic Energy Resources Sdn, yang mengawasi proyek-proyek, untuk penghentian pekerjaan, kata kementerian keuangan dalam sebuah pernyataan. pada hari Sabtu (25 Mei).

Pembayaran dilakukan kepada kontraktor berdasarkan kemajuan waktu, bukan jumlah pekerjaan yang dilakukan, kata pernyataan itu.

"Kamar Jaksa Agung sedang memimpin negosiasi atas nama pemerintah dan akan merekomendasikan kepada pemerintah langkah selanjutnya yang harus diambil," Menteri Keuangan Lim Guan Eng mengatakan dalam pernyataan itu.

Pembicaraan juga akan mencakup jumlah yang akan diganti kepada SSER untuk kompensasi untuk pekerjaan yang belum dilakukan.

SSER telah membayar 8,3 miliar ringgit, atau 88 persen dari nilai kontrak, ketika hanya 13 persen pekerjaan telah "konon dilakukan pada dua proyek pipa", kata Kementerian Keuangan.

Pekerjaan yang dilakukan sejauh ini belum diaudit dan diverifikasi, katanya.
Financial Times mengutip Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng mengatakan dia telah mengirim surat kepada "pihak terkait" di Beijing untuk menghentikan proyek pipa yang direncanakan.

Malaysia melakukan tinjauan menyeluruh terhadap proyek-proyek publik setelah perubahan dalam pemerintahan pada Mei 2018. Malaysia telah menghidupkan kembali proyek bernilai miliaran dolar tahun ini, termasuk East Coast Rail Link yang dilakukan dalam kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Cina.

Badan anti-korupsi negara itu menggerebek kantor SSER dan memindahkan Mohammed Azhar Osman Khairuddin sebagai direktur tahun lalu.

Pemerintah juga meminta bantuan dari otoritas Tiongkok untuk melacak aliran dana dan menyelidiki kemungkinan pencucian uang.

Bank Negara Malaysia mengeluarkan dua panggilan yang mencakup enam tuduhan terhadap SSER awal tahun ini, termasuk kegagalan untuk mendapatkan persetujuan bank sentral untuk perubahan dalam jadwal waktu proyek.

Pengadilan Sesi mendenda perusahaan 18 juta ringgit, yang sejak itu telah dibayarkan. (straitstimes.com)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS