background img
Leaderboard BJB 2018
Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Saresehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Saresehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI

Demak - Telah berlangsung kegiatan pembukaan sarasehan peningkatan nilai-nilai kepahlawanan Kabupaten Demak 2018 yang bertajuk " Revitalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Untuk Memperkokoh Semangat Bhineka Tunggal Ika Demi Tegaknya NKRI" yang di ikuti dari beberapa lembaga di kabupaten Demak diantaranya TNI, Polri,Veteran,ASN, Ormas, Orsos serta Pelajar.Acara yang di prakarsai oleh Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak ini di gelar di aula pertemuan RM.Pahala jl.Raya Demak - Kudus Km 6 Kabupaten Demak.

Kegiatan sarasehan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial P2PA ini selain di ikuti TNI, Polri,Veteran,ASN, Ormas, Orsos serta Pelajar juga di hadiri oleh Bupati Demak HM.Natsir ,Dandim 0716/Demak Letrkol Inf Abi Kusnianto,Kepala Dinas Pariwisata Rudy Santosa Sh ,Plt Kepala Dinas Sosial P2PA Dra.Tatik Rumiyati serta tamu undangan lainnya,tak kurang dari 300 audiens mengikuti acara sarasehan peningkatan nilai-nilai kepahlawanan Kabupaten Demak 2018.Rabu (07/11/2018)

Dalam sambutannya, Bupati Demak HM.Natsir yang sekaligus membuka acara mengatakan,Kegiatan ini merupakan suatu refleksi dalam menghargai pahlawan bangsa dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Mereka telah mengorbankan jiwa raga demi tegaknya negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Para generasi muda harus selalu menumbuhkan dan menjaga nilai-nilai kejuangan dengan segala daya dan upaya, agar jati diri sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur, tidak hanya menjadi retorika belaka. tegas Bupati.

Kegiatan Dilanjutkan dengan pemberian materi Wawasan Kebangsaan,yang bertindak sebagai narasumber dalam acara sarasehan tersebut adalah Komandan kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto.Dalam paparannya, Dandim 0716/Demak Letkol Inf abi Kusnianto mengatakan untuk merawat NKRI dalam merevitalisasi nilai-nilai pahlawan kita perlu menggali kembali sejarah kebangsaan, seperti apa tokoh-tokoh nasional mampu merajut pemikiran untuk menyatukan bangsa Indonesia dari beragam suku bangsa, etnis, budaya dan bahasa yang berbeda-beda.

"Tidak berpikir untuk berantakan kembali, inilah masalahnya. Perlu kebhinekaan kita, perlu kita pahami bersama untuk membangun kebersamaan, hidup bersama. Nilai pahlawan akan menunjang penggalian, revitalisasi falsafah bangsa, konsep bangsa Bhineka Tunggal Ika," papar Dandim.

Lebih lanjut,Bela negara adalah tekad sikap dan prilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaanya kepada negara kesatuan RI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 rela berkorban demi kelangsungan hidup bangsa dan negara .

Pembinaan kesadaran bela negara adalah usaha-usaha kegiatan yang berdaya guna untuk menumbuhkembangkan cinta tanah air yang diawali oleh kesadaran berbangsa bernegara,keyakinan akan Pancasila sebagai idiologi negara,kerelaan berkorban untuk negara serta dapat memberikan kemampuan bela negara,Tegas Dandim Abi.

Dandim juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan bagi para pemuda. Karena para pemuda merupakan tumpuan masa depan bangsa Indonesia.

Selain itu, Dandim juga berpesan agar generasi muda bisa menjadi teladan untuk menjaga keutuhan dan keselamatan Bangsa Indonesia.Sementara itu,

Hendra salah satu mahasiswa mengatakan, bahwa wawasan kebangsaan yang diberikan Bapak Dandim, dirasa sangat baik dan penting.”Karena menambah wawasan bagi pemuda. Juga untuk mumbuhkan semangat nasionalisme.

Sedangkan Muhdi dari Ormas mengaku sangat senang dengan adanya materi wawasan kebangsaan sehingga generasi muda mengerti apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai generasi muda untuk menjaga keutuhan NKRI.

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng