background img
bank bjb
Advokasi PPI KJA,Luthfi Bamala Sebut Tidak Akan Diadakannya Zero KJA Jatiluhur

Advokasi PPI KJA,Luthfi Bamala Sebut Tidak Akan Diadakannya Zero KJA Jatiluhur

PURWAKARTA,Paguyuban Pembudidaya Ikan Keramba Jaring Apung) bersama perwakilan petani ikan KJA mendatangi DPRD Purwakarta,meminta KJA di Jatiluhur tidak dibumi hanguskan.

Pantauan SPN.com sebanyak 30 perwakilan PPI KJA dan petani ikan dipimpin langsung oleh Ketua PPI KJA Yana Setiawan didamping Luthfi Bamala bertemu langsung dengan wakil ketua Neng Supartini didampingi Para ketua praksi,hadir juga perwakilan PJT II Jatiluhur,Jum'at,(4/1/2019) di Aula DPRD Purwakarta melakukan audensi yang begitu alot.

Saat di konfirmasi usai audensi Ketua PPI KJA H.Yana Setiawan melalui Advokasi PPI KJA Jatiluhur,Luthfi Bamala mengatakan, kami datang dari PPI KJA Jatiluhur menindaklanjuti kegiatan 17 Nomeber 2018 lalu dikarenakan kemarin DPRD nya punya kesibukan yang cukup luar biasa.

Maka alhamdulillah di awal tahun ini kembali membuka lembaran yang sempat tertunda di 2018 akhir,yang hasilnya sementara Rapat ini disepakati,

"yang pertama adalah seluruh fraksi yang kemarin mendukung itu masih tetap Solid menandatangani bahwasanya tidak akan diadakannya  zero kolam jaring apung,"ujar Luthfi

Ditambahkan,Kedua justru DPRD mempertanyakan kerjasama antara PJT II dan Pemda secara sepihak tanpa persetujuan DPRD.

Ketiga DPRD meminta klarifikasi kepada PJT II dan Pemda Purwakarta yang telah menggunakan perangkat untuk SKPD lainnya.

Satu sisi lagi dari  praksi PPP juga alhamdulillah responsibility nya baik,karena menurutnya, perjanjian PJT II dan Pemda Purwakarta tidak punya dasar fundamental itu kajiannya didalam notulen tersebut.

Sedangkan,terkait penertiban,menurut Luthfi,Jadi seharusnya adanya di penertiban KJA itu bukan untuk memusnahkan, namun ditertibkan,

"nanti penertibannya seperti apa, yang sudah tidak layak pakai di tertibkan,bukan di musnahkan semua karena ini menyangkut keselamatan para petani,"tegasnya

Disebutkan juga,bahwa kabar menggembirakan hari ini datang dari  GM PJT II Walayah IV bapak Budio mengatakan, bahwa SK Bupati tanggal 4 Januari hari ini sudah habis,berarti sudah tidak ada lagi Satgas.

Karena SK nya sudah habis, maka selebihnya tidak ada lain,kalau petani KJA khususnya yang tergabung dalam PPI, mereka punya semboyan harga mati.

Jadi apapun resiko akan ditempuh untuk mempertahankan hajat hidup orang banyak yang disana yang kurang lebih sekitar dampaknya 30000 sampai Rp40.000 orang dari mulai petani karyawan dan faktor-faktor pendukung.

" Alhamdulillah Allah jawab doa para petani orang dzolim langsung sekarang jadi tersangka di KPK Dirut PJT II,"ucapnya

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS