background img
bank bjb
Siaga Bencana, Warga Salem Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Siaga Bencana, Warga Salem Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

SALEM -- Lebih dari 300 relawan kebencanaan dan masyarakat se Kecamatan Salem menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam. Apel dipimpin Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Nushy Mansur di halaman Balai Desa Pasirpanjang Salem, Jumat (25/1).
“Masyarakat Salem sadar, kalau daerahnya rawan bencana. Jadi masyarakat dan seluruh unsur terkait siap siaga yang ditandai dengan gelaran apel ini,” tutur Nushy.

Dalam amanatnya,  Nushy menyampaikan bahwa apel siap siaga bencana alam  adalah salah satu forum agar masyarakat dan seluruh pihak terkait selalu tanggap dan waspada terhadap gejala alam di sekitar kita. Kecamatan Salem dan sekitarnya, kata Nushy, dengan letak geografis yang unik, mengharuskan jajaran pemerintah, TNI, Polri dan seluruh unsur dinas terkait, serta masyarakat untuk saling bersatu padu, bekerjasama dan koordinasi mencermati dan mewaspadai bencana alam.
Dalam apel tersebut, secara simbolis pemerintah kabupaten Brebes melalui BPBD menyampaikan bantuan alat siaga bencana alam kepada relawan Barudak kumbang sagara (Bangbara) dan pemerintah desa Pasirpanjang. Alat alat yang diserahkan antara lain mesin gergaji, pompa sedot air,  cangkul dan sekop.

Camat Salem Nur Ari HY, mengaku gembira dengan terselenggaranya apel kesiapsiagaan bencana. Karena telah membuktikan kalau seluruh unsur menjalin kerjasama yang baik,  membangun kekompakan antar satuan atau instansi dengan para relawan. Dia berharap kondisi ini bisa terus dipertahankan terutama dalam mewaspadi terjadinya bencana alam.
Kepada para Kepala Desa, Ari mengajak agar selalu waspada dengan kondisi wilayahnya, dengan mengadakan posko Siaga Bencana Alam di setiap desa.

Melalui pertemuan ini pula, Camat Salem atas nama masyarakat mendesak agar pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan percepatan pembangunan jalan alternatif baru pasca longsor di bulan februari 2018 yang lalu.
“Kami mendesak pemerintah provinsi, agar pembangunan jalan baru penghubung Salem Banjarharjo, puncak Lio segera diselesaikan,” desaknya.
Apel yang di ikuti sekitar sekitar 300 peserta berlangsung sederhana namun hikmat. Petugas apel terdiri dari unsur TNI,  Polri,  Trantib Pol PP,  ASN dan PLD serta relawan berjalan dengan baik dan lancar.

Usai Apel, dilanjutkan dengan kegiatan pertemuan antara BPBD, Forkompinca,  Asper Perhutani Salem dan jajaran Kepala Desa dan instansi, di aula kantor desa Pasirpanjang. Pertemuan juga dipimpin Nushy Mansur dengan menerima saran,  masukan dan himbauan dalam koordinasi bencana alam. Nushy berharap agar dapat bersilaturahmi dengan para relawan dalam situasi dan kondisi lain. Dan berharap ada agenda pertemuan yang nantinya akan dikoordinasikan olehh BPBD Brebes.

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
PMI gratisa BANASPATI amanah umah brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah COLUMBUS IKLAN SALES MOTOR