background img
bank bjb
Dinas Pertanian Purwakarta Akan Lakukan Edukasi ke Petani di Festival Manggis 2019

Dinas Pertanian Purwakarta Akan Lakukan Edukasi ke Petani di Festival Manggis 2019

PURWAKARTA,Untuk meningkatkan potensi buah manggis Purwakarta, Pemkab Purwakarta akan menggelar Festival manggis 2019,hari Sabtu (23/3/2019) bertempat di Wanayasa Kabupaten Purwakarta.

Saat ditemui Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan mengatakan, festival manggis akan di isi dengan berbagai lomba antara lain,lomba sortir,lomba cerdas cermat dan lomba Grafiting penyambungan pucuk tujuannya untuk memelihara varietas manggis wanayasa supaya tetap bisa dijaga keasliannya dan mempertahankan kualitas genetik Pohon Induk tanaman buah yang telah diketahui mempunyai sifat-sifat unggul.

"melalui lomba - lomba di festival nanti,kita upayakan manggis purwakarta sebagai manggis varietas unggul Wanayasa,karena Tektur dari buahnya sendiri lebih lunak tidak berserat yang sudah sertifikasi diakui nasional,"ujar Kadis,Kamis (21/3/2019) diruang kerjanya.

Ditambahkan,bukan hanya sekedar lomba saja, namun tujuan dari festival ini,ingin melakukan edukasi ke para petani dan juga para pemuda. Karena terus terang bahwa kebun manggis di Purwakarta ini lebih banyak generasi sekarang, generasi pewaris.

"Kita sedang mencoba bagaimana upaya perbaikan kebun dengan cara rehabilitasi dengan cara perbaikan kebunnya,pola tanam dan perbaikan pemupukan. Supaya tidak ada istilah kedzoliman terhadap tanaman.Buahnya di panen dimamfaatkan,tapi kebunnya tidak dipelihara,"ungkapnya

Selain itu,Upaya penataan hasilnya, dengan cara meningkatkan nilai jual supaya petani itu bisa langsung berkomunikasi dengan eksportir tidak ada lagi jeda harga yang melalui mata rantai - mata rantai lainnya.

Ditambahkan, syaratnya bisa langsung dengan eksportir kebunnya harus teregritrasi. Melalui sistem Jaminan mutu produk mulai dari SOP ( prosedur operasional standar ), GAP ( praktik pertanian yang baik ), GHP ( praktik penanganan yang baik ), pengendalian hama terpadu, registrasi kebun, registrasi rumah kemas ( pengepakan rumah ) dan sertifikasi keamanan makanan segar.

"Ketika sudah dilakukan tinggal nanti syarat masuk ke grade supaya masuk exsport,"ucapnya.

Kalau hanya dilakukan exsportir saja,menurutnya, itu akan membuat menyulitkan tenaga kerja,dan menambah biaya oprasional.

"makanya harus dari kebun mulai disortirnya. kalau kebunnya sudah bagus tidak ada hama, itu tugas pertanian sebagai propokator pembudidaya,"katanya.

Luas lahan perkebunan Manggis di Purwakarta wilayahnya mencapai 1.500 hektare. Lahan tersebut, tersebar di lima kecamatan, yaitu Bojong, Kiarapedes, Darangdan, Wanayasa dan Pondoksalam.

 

Berita Lainnya
IKLAN  BRBES NEBENG IKLAN SALES MOTOR RADIO THOMSON TEGAL BJB IKLAN
PMI gratisa RADIO THOMSON TEGAL amanah umah thomson radio
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS