background img
bank bjb
Menjaga Stabilitas Harga,Dinas Pertanian Purwakarta Bantu Petani Pasarkan Beras

Menjaga Stabilitas Harga,Dinas Pertanian Purwakarta Bantu Petani Pasarkan Beras

PURWAKARTA,Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian akan membantu para petani dalam pemasaran hasil produksi beras dalam rangka menjaga stabilitas harga.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Agus R. Suherlan mengatakan,pemasaran beras ini merupakan upaya untuk membantu para petani menjaga stabilisasi harga bagi para petani yang artinya, diharapkan petani bisa mendapatkan manfaatnya.Karena sebetulnya di Purwakarta setiap hari ada tanam dan setiap hari ada panen, hanya memang ada saatnya panen raya dan ada saatnya panen terbatas.Pada saat panen melimpah di mana - mana seperti sekarang maka harga gabah anjlok.

Saat panen berkurang harga naik termasuk ketika menjelang hari - hari tertentu juga bisa meningkat seperti menjelang idul fitri.

"Dinas berusaha mendorong adanya kemitraan antara kelompok tani padi dengan segmen kelompok konsumen seperti koperasi pegawai agar masing masing memperoleh manfaat," ungkapnya,Kamis, (24/4/2019) diruang kerjanya.

Program ini menurutnya,Berawal dari keyakinan bahwa Purwakarta itu swasembada beras bisa menyediakan kwalitas yang baik,peluang pasar yang sudah terlihat. Sehingga bagaimna memitrakan kelompok tani dengan konsumen yang bisa memangkas mata rantai tata niaga yang bisa dinikmati oleh petani dan konsumen sendiri.

"Koperasi bermitra dengan kelompok tani,jadi kelompok tani yang mengolah menyediakan gabahnya,mengolah menjadi berasnya,dikemas dan sudah pasti biaya oprasionalnya akan sangat rendah dan akan dinikmati sendiri oleh kelompok.dan langsung dijual ke koperasi disetiap dinas,"kata Kadis.

Selain itu,lanjut Kadis,kami juga mendorong para petani untuk bisa menjadi memanfaatkan usaha berorientasi korporasi,Dari mulai penanaman hingga penjualan bisa dilakukan oleh petani melalui kelompok.

Dan saat ini di kabupaten Purwakarta atas bantuan dari kementrian pertanian sudah ada satu kelompok tani gapoktan di Desa Taringgul Landeuh Kecamatan Kiarapedes  yang mendapatkan fasilitas berupa RMU (Rice Milling Unit)  modern yang berkafasitas bisa mengolah padi 1,5 ton/jam dan itu sudah ada dryer nya, jadi tidak ada alasan lagi disaat musim hujan tidak bisa lagi giling padi dengan baik.

"Dengan kepemilikan alat tersebut, kelompok tani merasa yakin bahwa sanggup untuk menyediakan beras yang berkualitas,"pungkasnya.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS