background img
bank bjb
Kondisi Rumah Geugeu Karsih Janda 60 Tahun Butuh Perhatian Serius

Pemeritah Kota Sukabumi Masih Tutup Mata

Kondisi Rumah Geugeu Karsih Janda 60 Tahun Butuh Perhatian Serius

Kota Sukabumi, -- Rupanya  pemerintah Kota Sukabumi masih tutup mata, Rumah yang menjadi tempat tinggal Geugeu Karsih seorang janda 69 tahun, warga Babakan Sirna RT 007/003 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat, kondisinya cukup memprihatin terlebih saat kondisi hujan lebat, air larian dari parit samping rumahnya kerap masuk  dan membanjiri ruangan yang menjadi tempat tinggalnya, hal itu diutarakan Geugeu saat sinar pagi news, berbincang-bincang dengan dirinya. Sabtu (04/01/2020.)

Masih dalam perbincangan yang disaksikan Wandi R Ketua RT 007/003, Janda tua tersebut juga mengungkapkan, "kalau hujan tiba wadah-wadah selalu berjejer ditengah rumah untuk menampung air hujan yang masuk akibat kebocoron dari genting, bahkan kalau hujan besar air dari selokan pun kerap membanjiri, imbuhnya.

Selain itu kata geugeu lagi "kalau sedang hujan, perasaan khawatir bangunan rumah roboh pun selalu menghantui, sebab kondisi matrial bangunan rumah sudah cukup rapuh dimakan usia.

sementara ketika disinggung mengenai status hak tanah dan bangunan, geugeu menjelaskan "tanah bangunan ini milik sendiri, dulu rumah ini dibangun hasil kerja menjadi TKW selama lebih kurang 4 tahun bekerja di luar Negeri, hanya saja surat-surat bukti legalitas kepemilikan tanah dan bangunan ini hilang, ungkapnya.

Dalam keprihatinannya, Geugeu berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah sebab kata Geugeu lagi "jangankan untuk memperbaiki rumah untuk makan saja kesulitan, kendati memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS) namun sejak pergantian Wali Kota Sukabumi bantuan dari pemerintah tidak didapatkannya lagi",

"dulu waktu walikotanya masih bapak Muraz saya mendapatkan BLT, namun setelah diganti walikotanya meskipun memiliki KKS bantuan yang biasa diterima tidak didapatkannya lagi" bahkan ketika KKS dibawa ke E-Warung pun, kata pihak E-Warung tidak bisa dipakai/tidak ada bantuan, kata Geugeu.

Wandi Ketua RT 007/003 saat dikonfirmasi kepada sinar pagi news mengatakan, "Upaya untuk memperbaiki melalui rembukan  warga setempat dulu sudah dilaksanan namun dana keuangannya tidak mencukupi.

Upaya lain dengan mengajukan bantuan kepada pemerintah pun sudah ditempuh, namun terbentur karena sertifikatnya yang tidak ada.

hanya saja, kata Wandi lagi "kondisi rumah Ibu geugeu saat ini sudah semakin parah dan dinilai cukup mengancam keselamatan, dikhawatirkan ketika hujan lebat atau ketika tertidur lelap tiba-tiba bangunan rumahnya ambruk menimpa Ibu Geugeu.

oleh sebabnya saya berharap kepada pemerintah baik itu pemerintah kota Sukabumi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pihak-pihak terkait, dapat memperhatikan sekaligus mengabulkan apa yeng menjadi harapan ibu Geugeu, terlebih dapat memperbaiki kondisi rumah yang memang saat ini dinilai tidak layak huni pungkasnya.

Berita Lainnya
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor