background img
bank bjb 1
Aksi Mahasiswa dan Dosen Fak. Teknik Universitas Indonesia Budidaya Lebah Klanceng

Kegiatan pelatihan peternakan lebah klanceng bersama para petani Belimbing Kelompok Tani Kalilicin, Depok, Jabar (SPN/Asep Ruslan)

Aksi Mahasiswa dan Dosen Fak. Teknik Universitas Indonesia Budidaya Lebah Klanceng

DEPOK - Aksi pengabdian masyarakat dilakukan oleh mahasiswa dan dosen dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia kepada Kelompok Tani Kalilicin di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat berupa upaya peningkatan produktivitas lahan kebun belimbing dengan budidaya lebah Klanceng (lebah tanpa sengat).

Dr. Muhamad Sahlan, Ketua Program Pengabdian Masyarakat Fak. Teknik UI & Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pelatihan API Pusat (SPN/Asep Ruslan)

Ketua Program Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Dr. Eng. Muhamad Sahlan, S.Si, M.Eng kepada Sinarpaginews mengatakan, aksi ini sudah dimulai sejak September 2019 dengan dilaksanakannya pelatihan biofarming lebah Klanceng.

“Terjadinya penurunan produktivitas belimbing beberapa tahun terakhir menjadi keresahan Kelompok Tani Kalilicin, disamping banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi lahan permukiman. Tingkat penyerbukan yang berpengaruh terhadap produksi buah juga berkurang karena menurunnya habitat hidup agen penyerbukan tanaman belimbing,” terangnya, Depok, Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, lebah Klanceng atau lebah tanpa sengat dapat dimanfaatkan sebagai agen penyerbukan yang baik bagi berbagai tanaman.

“Metode ini umum digunakan untuk meningkatkan produktivitas lahan dengan memaksimalkan penyerbukan tanaman. Selain itu, keberadaan lebah Klanceng diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat dengan adanya produk turunan berupa propolis dan madu. Apabila dikelola dengan baik, masyarakat dapat memasarkan propolis dan madu yang berkualitas dengan harga yang bersaing,” tambahnya.

Pengecekan koloni lebah klanceng di perkebunan Belimbing Kelompok Tani Kalilicin, Depok (SPN/Asep Ruslan)

Target yang ingin dicapai dari program ini adalah peningkatan produksi buah belimbing agar dapat memenuhi permintaan pasar sebanyak 200 ton. Kemampuan produksi belimbing saat ini sendiri hanya sebesar 100 ton. Namun, peningkatan produksi buah belimbing sendiri belum dapat diamati karena masuknya masa vakum tanaman belimbing selama 3 bulan setelah bulan Oktober.

Harapannya, program pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan perekonomian petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Kalilicin dan masyarakat sekitar di masa yang akan datang.

“Untuk menjadi modal masyarakat, 40 kotak koloni lebah diserahkan pada bulan Oktober 2019 untuk dikembangbiakkan dimana koloni-koloni ini jumlahnya akan berlipat ganda dalam hitungan bulan. Pakan lebah berupa tanaman-tanaman yang menjadi pendamping tanaman belimbing juga diberikan, seperi tanaman air mata pengantin, xanthostemon, lavender lokal dan batavia. Keadaan koloni pada 6 Januari 2020 terlihat baik walaupun masih ada beberapa koloni yang belum menghasilkan produk madu dan propolis,” penjelasan Sahlan yang juga saat ini menjabat wakil ketua Bidang Penelitian dan Pelatihan Asosiasi Perlebahan Indonesia (API) Pusat.

Kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya oleh aksi pengabdian masyarakat mahasiswa dan dosen dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia kepada Kelompok Tani Kalilicin ini, adalah analisis vegetasi lebih sebagai bagian dari lanjutan program pengabdian masyarakat ini sehingga target yang awalnya diajukan dapat segera tercapai dalam waktu dekat. 

Berita Lainnya
PDAM bdg Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN