background img
bank bjb
Lilis Komariah : Koperasi JUPAKSI Manfaatnya Dapat Dirasakan

Lilis Komariah : Koperasi JUPAKSI Manfaatnya Dapat Dirasakan

Kota Sukabumi -- Selain bertujuan untuk mensejahterakan seluruh anggota itu sendiri, hadirnya Koperasi JUPAKSI Manfaatnya juga cukup dirasakan oleh Lilis Komariah Istri Alm. Asep Husni petugas juru Parkir yang tutup usia pada bulan Desember 2019.

Ungkapan terima kasih kepada Ketua dan jajaran pengurus JUPAKSI disampaikan Lilis, sebab menurutnya Koperasi JUPAKSI satu-satunya lembaga yang peduli dengan keselamatan dan perlindungan kerja  terhadap Alm Suaminya yang bekerja sebagai Juru Parkir dikota Sukabumi.
ucap Lilis saat ditemui wartawan dirumahnya", Sabtu (08/01/2020).

Dalam penuturannya Lilis juga  mengatakan, sebelum menjadi anggota Koperasi JUPAKSI, belum ada yang mengikut sertakan Alm Suaminya menjadi Peserta BPJS ketenagakerjaan, namun setelah menjadi anggota Koperasi JUPAKSI Alm Suaminya dimasukan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Tentu dengan adanya Koperasi JUPAKSI Manfaatnya dapat dirasakan, sebab atas dedikasinya yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, setelah beberapa minggu Alm Suami tutup usia, saya menerima uang santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS ketenagakerjaan sebesar Rp.24 juta yang diterima Jumat 17 Januari 2020 melalui Bank BRI, tutur Lilis

"saya sangat berterima kasih kepada pihak JUPAKSI yang terus mendampingi dan membantu saya dalam proses pengajuan JKM Alm Suami ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, ucap Lilis

ditempat berbeda Ketua Koperasi JUPAKSI H Roy Rahmat RM, menuturkan, "Alhamdulillah kami merasa bangga, sebab hadirnya Koperasi JUPAKSI sebagai wadah bagi para juru parkir dikota Sukabumi, manfaatnya dapat dirasakan, baik oleh para juru parkir itu sendiri maupun oleh keluarganya, seperti salah satunya yang dirasakan oleh Ibu Lilis Komariah Istri Alm Asep Husni petugas juru Parkir yang meninggal dunia.

Bulan Desember 2019 Alm Asep Husni meninggal Dunia, karena melalui wadah Koperasi JUPAKSI, Alm Asep Husni yang bekerja sebagai petugas juru parkir diikut sertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka pada bulan Januari minggu pertama kita lengkapi berkas-berkas sekaligus melakukan pendampingan penuh kepada keluarganya dalam proses pengajuan santuanan JKM ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Alhamdulillah Keluarga Alm Asep Husni mendapatkan pelayanan yang cukup baik dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dalam prosesnya tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya menghabiskan waktu lima hari kerja sejak pengajuan uang santunan JKM Alm Asep Husni, pihak ahli waris pun sudah dapat mengambilnya ke Bank BRI.

Dalam prosesnya kita lakukan pendampingan penuh, hingga dipastikan uang santunannya dapat di ambil, baru setelah itu kita lepas tangan, sebab sesuai dengan peraturan "untuk proses pengambilan uangnya tidak boleh ada pendampingan apapun, maka untuk pencairan sepenuhnya diserahkan dan dilakukan oleh penerima waris yakni Istri Alm Asep Husni, Jelas Roy dalam penuturannya saat ditemui di Kantor Koperasi JUPAKSI Jalan Benteng Tengah Nomor 56 Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat Minggu (18-01-2020)

Jelasnya lagi "Ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 yang diberlakukan mulai 1 Januari 2020, yaitu ada peningkatan  besaran santunan JKM dari Rp.24 juta menjadi Rp.42 juta, namun karena Alm Asep Husni meninggalnya pada Desember 2019, jadi hanya mendapatkan santunannya JKM Sebesar Rp.24 juta, sebab pada saat tutup usia masih merujuk kepada PP yang lama, jelasnya.

Namun berapa pun besaran yang diterima oleh Istri Alm Asep Husni, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup kesehariannya setelah ditinggal Alm Suaminya, baik itu digunakan untuk modal usaha berdagang atau modal usaha-usaha lainnya. imbuh H. Roy

tambahnya lagi, Dibawah Binaan CV Radar dan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Koperasi JUPAKSI secara konsisten akan terus berupaya untuk memperhatikan para anggotanya, terlebih dalam hal perlindungan Kecelakaan Kerja, hal itu sesuai dengan peraturan Wali Kota Sukabumi, dimana setiap pekerja baik formal maupun nonformal harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka  oleh sebabnya koperasi JUPAKSI merasa terdorong untuk mengikut sertakan seluruh petugas juru parkir menjadi peserta BPJS ketengakerjaan.

Kami juga merasa bangga dapat bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan, dan sejak bulan november 2018 secara bertahap hingga bulan Maret 2019 sebanyak 268 Juru Parkir sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, jelas H. Roy

tambahnya lagi, Selain mendorong petugas juru parkir menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Koperasi JUPAKSI juga tengah berencana untuk memberikan bantuan konsumtif secara rutin bagi seluruh anggota koperasi JUPAKSI, serta bantuan-bantuan sosial lainnya, dengan harapan hadirnya Koperasi JUPAKSI bukan sekedar wadah tetapi dapat memberikan dampak positif terlebih bagi kesejahteraan seluruh anggota Koperasi dan lebih jauhnya lagi dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat kota Sukabumi, pungkasnya.


Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor