background img
Desak PT Timah Naik Saham 10% Untuk Bangka Belitung

Kesatuan Mahasiswa Bangka Belitung-Jakarta (KMBBJ) saat melakukan unjuk rasa.

Desak PT Timah Naik Saham 10% Untuk Bangka Belitung

Jakarta - Puluhan mahasiswa yang mengatas namakan KMBBJ (Kesatuan Mahasiswa Bangka Belitung) mendatangi Kantor PT. Timah, Tbk di Jl. Medan Merdeka timur, Gambir, Jakarta Pusat. (18/02/2020)
Dalam aksinya mereka membawa spanduk yang bertulisan, "PT.Timah segera menaiki saham dari 3% menjadi 10% untuk kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung dan Perjelaskan 13 mineral ikutan Timah milik siapa." Jakarta, 18/02/2020
 
Koordinator Aksi Maulana Ahmad, Mendesak PT. Timah Tbk segera menaikkan saham untuk Bangka Belitung dari kepemilikan 3% menjadi 10% guna untuk mempercepat pembangunan dan memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat di Provinsi Bangka Belitung.
 
"Hal ini, oleh para petinggi  PT Timah,Tbk dan pemerintah pusat untuk meresponnya dengan serius terkait adanya permintaan kenaikkan kepemilikan saham 10% dari PT Timah. Bangka Belitung sangat pantas mendapatkannya agar sepadan dengan  peroleh PT. Timah selama ini". Ujar Maulana Ahmad dalam orasinya.
Lebih lanjut, Maulana menilai dari peryataan Gubernur Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, bahwa Bangka Belitung layak memiliki 10% saham PT.Timah ialah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakatnya. 
 
"Kami sepakat dengan permintaan dan langkah yang ambil oleh Gubernur Bangka belitung Erzaldi Rosman Djohan, dalam menaikkan kememilikan 10% saham. Karena hal ini dapat mempercepat pembangunan dan memberikan kesejahteraan masyarakat dipulau penghasil timah nomor 2 terbesar dunia." Ujar Maulana Ahmad.
Dari Komposisi saham PT Timah Tbk menjadi 55% untuk pemerintah pusat (PT Indonesia Asahan Aluminium alias PT Inalum Persero), 10% Pemprov Kepulauan Babel (PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera), dan saham publik 35%. Selama ini, yang kita ketahui bahwa kepemilikan saham sebesar 3% dari PT Timah tidak dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun Provinsi Bangka Belitung. Justru selama ini kami pandang sangat jauh dari kesejahteraan masyarakat. Tegas Maulana.
 
"Lanjut orator lain. PT Timah, Tbk harus memenuhi sebagaimana yang tertuang dalam kebijakan Corporate Sosial Responsibility (CSR) atau Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Hal ini, menjadi alasan PT Timah untuk tidak mengabaikan Permintaan Kenaikan saham dari 3% menjadi 10%, karena denga naiknya saham sehingga dapat mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan bermanfaat bagi masyarakat Bangka Belitung. Selama PT Timah menggerakkan roda industri yang cukup lama, tentunya masyarakat juga memiliki hak paten atas penggunaan wilayah Bangka belitung untuk mendapatkan kesejahteraan dalam waktu yang cukup lama juga”. Terang orator.
 
"Lebih Lanjutnya, Melihat dari penambangan timah juga, terdapat suatu kejanggalan dengan adanya mineral ikutan. Dalam setiap galian pertambangan timah terdapat 13 mineral ikutan timah yang tidak jelas pemiliknya. Ini harus diperjelas oleh PT Timah Tbk, karena hanya PT Timah yang diberi kuasa dalam menambang timah." Ujarnya dalam orasi.
 
"Lebih lanjutnya, Terkait dengan adanya mineral ikutan timah. Kami sebagai mahasiswa Bangka Belitung yang ada di Jabodetabek-Banten meminta pemerintah pusat untuk menyikapi adanya mineral ikutan timah, karena adanya 13 meneral ikutan timah tersebut dapat merugikan Provinsi kepulauan Bangka Belitung bahkan PT Timah itu sendiri. Kami akan mendukung langka pemerintah Provinsi Bangka Belitung dalam mewujudkan perubahan Babel yang ke arah yang lebih baik.
 
Demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa di Kantor PT. Timah Tbk, Jl.Medan merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.
Sebelum mengakhiri aksinya mereka melakukan pembakaran spanduk dan berteriak akan melakukan aksi lebih besar lagi apabila pihak PT Timah tidak merealisasikan aspirasi yang disampaikan. (L.H)
Berita Lainnya
pemda brebes Pemda Brebes 2 Pemda Brebes 3 Pemda Brebes 4
Square bawah 5 Square bawah 6 Square bawah 7 Square bawah 8
Bawah 34 SMK pa Asep Bawah 34 Pemda Sukabumi