background img
bank bjb
Kabar Mengejutkan, Satu Warga Purwakarta Positif Virus Corona

Kabar Mengejutkan, Satu Warga Purwakarta Positif Virus Corona

PURWAKARTA, -- Satu warga Kabupaten Purwakarta dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan pasien tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah kembali dari melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi.

Setelah tiba di tanah air, pasien memeriksakan diri ke RSUD Bayu Asih karena mengeluh tidak enak badan.

“Usia 65 tahun semenjak tanggal 25 Februari beliau beraktivitas di Saudi Arabia melaksankan ibadah umroh dan baru landing tanggal 4 maret 2020 langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih,” kata Anne di Kantor Pemkab Purwakarta, Jawa Barat, Senin (16/3).

Anne menuturkan pasien yang awalnya diperiksa di RSUD Bayu Asih akhirnya dirujuk ke RS Rotinsulu Bandung. Di rumah sakit tersebut setelah menjalani pemeriksaan pasien dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kabupaten Purwakarta menindaklanjuti dengan melakukan pelacakan kepada orang-orang yang kontak langsung dengan pasien tersebut.

“Kabupaten Purwakarta melakukan tracing itu orang-orang yang secara langsung kontak dengan pasien karena yang berangkat umroh itu kurang lebih ada 23 orang,” ujarnya.

Ia mengatakan jamaah umroh yang kontak langsung dengan pasien akan dipantau selama 14 hari sejak tanggal 5 Maret pasien mengeluhkan gejala sakit. Pemantauan ini sesuai dengan masa inkubasi virus yang pertama ditemukan di Wuhan itu.

Meski demikian, Anne mengatakan bahwa pasien yang hingga hari ini masih dirawat di RS Rotinsulu itu sudah membaik kondisinya. Namun masih dalam perawatan hingga dinyatakan sembuh dan boleh pulang nantinya.

Anne pun mengaku ingin meluruskan kabar yang simpang siur yang menyebutkan pasien positif berasal dari Kecamatan Sukatani. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar karena pasien positif ini diketahui tinggal di Kecamatan Pasawahan.

“Saya dengar kemarin justru yang dimunculkan yang koordinatnya di Tajur Sindang. Berdasarkan data pasien yang di Tajur Sindang diagnosanya adalah positif TBC bukan Covid 19 dan kemudian juga sudah pulang ke rumah,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan mengatakan selain satu pasien positif corona ada 40 orang dalam pengawasan dan pemantauan.

Di antaranya merupakan masyarakat yang kontak langsung dengan pasien positif corona tersebut. Adapula yang memiliki rekam jejak dari luar negeri atau yang menunjukkan gejala terinfeksi Covid 19.

“Ada dalam pengawasan dan pemantauan. Kalau pengawasan dia berarti kontak erat, kalau pemantauan tidak kontak erat. Tadi ada 40 orang, 19 kita periksa yang temen umroh yang kemarin,” kata Deni.

Ia menyebutkan selain itu ada delapan warga negara asing (WNA) yang juga dalam pengawasan dan pemantauan. Serta belasan lainnya merupakan pegawai rumah sakit dan pihak lain yang juga memiliki riwayat kontak dengan pasien saat di rumah sakit.

Ia mengatakan pemantauan ini akan terus dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan virus tersebut. Ia pun meminta masyarakat tidak mempercayai kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya yang berkaitan dengan penyebaran virus corona.


Berita Lainnya
pemda brebes Pemda Brebes 2 Pemda Brebes 3 Pemda Brebes 4
Square bawah 5 Square bawah 6 Square bawah 7 Square bawah 8
Hut pemda 32 SMK pa Asep Bawah 34 Pemda Sukabumi