background img
bank bjb 1
Camat Slawi Elliyah Mendorong Pemdes Berikan Pelayanan Prima

Camat Slawi Elliyah Mendorong Pemdes Berikan Pelayanan Prima

TEGAL - Camat Slawi Elliyah Hidayah mengatakan, di masa pandemi corona virus-19 ini pihaknya terus mendorong pemerintah desa (Pemdes) dan kelurahan untuk tetap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan.

Upaya itu dilakukan agar masyarakat tetap bisa produktif tetapi juga aman dan nyaman.

Hal tersebut dikemukakan Camat Slawi Elliya Hidayah pada talkshow ''Bincang Kreatif'' yang disiarkan secara live di Radio Slawi FM dan kanal Youtube Pemkab Tegal, Selasa (7/7).

Talkshow dengan tema “Inovasi pelayanan pemerintah desa di masa pandemi“ juga menghadirkan Kepala Desa Trayeman Eko Sudiyanto dan Ketua Karang Taruna Trayeman Adam Krishna Mahardika.

Lebih lanjut Elliyah menambahkan pemerintah desa adalah ujung tombak atau pelayanan terdekat masyarakat sebelum pelayanan di tingkat kecamatan dan kabupaten. Untuk itu pihaknya terus meminta para Kepala Desa dan Lurah beserta perangkatnya agar benar benar memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Untuk memastikan itu semua dirinya sering turun langsung ke lapangan, ke balai desa atau bahkan sampai ke warga.

“Sering kali saya datang langsung ke desa atau RT/ RW untuk memastikan masyarakat terlayani dengan baik “, tegasnya.

Menurutnya, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi. Mulai dari pelayanan administrasi desa, pendataan warga sampai dengan penyaluran atau pendistribusian bantuan sosial.

Wajib pakai masker, jaga jarak , disediakan disinfektan atau sarana cuci tangan pakai sabun.

Pada kesempatan itu Kepala Desa.(Kades) Trayeman, Eko Sudiyanto mengatakan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti mengurus perizinan dan surat-surat lainnya selama masa pandemi COVID-19 ini, pihak desa telah menyiapkan segala perlengkapan dm peralatan terkait penerapan protokol kesehatan.

Dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Pemerintah desa terus berperan aktif dalam menyampaikan informasi terkait dengan Covid-19 di media social seperti facebook dan whatsapp grup yang anggota sudah ratusan bahkan ribuan warga.

Diantaranya, menyebarluaskan himbauan dalam bentuk surat edaran, menyediakan contak person untuk menerima laporan datangnya warga dari luar kota maupun luar negeri bekerja sama dengan bidan desa. Berbagi Tips Kesehatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pandemi. Melayani pembuatan surat ijin keluar masuk ( SKIM ) secara gratis tanpa biaya apapun. Bersedia menerima pengaduan dan masyarakat dalam penanganan Covid -19.

Menurut Eko, pihaknya juga membentuk “Relawan Desa Trayeman Lawan Covid-19”. Terdiri dari semua elemen perangkat desa, tokoh masyarakat, bermitra dengan Babinkamtibmas, Babinsa dan pemuda desa. Relawan ini bertugas melaksanakan program jogo tonggo dan melakukan koordinasi ke pemerintah daerah.

“Walaupun Desa Trayeman belum ada kasus positif Covid -19 , kami tetap melakukan upaya pencegahan dengan maksimal” tegas Eko Sudiyanto.

Kebijakan lain di masa pandemi ini, lanjut Eko, transparan dalam melakukan pendataan warga masyarakat penerima jaring pengaman sosial melibatkan ketua RT RW setempat untuk mengumpulkan data warga yang layak menerima bantuan sosial.

Dalam rangka menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat, Desa Trayeman telah mengalokasikan BLT-DD yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2020 sejumlah Rp 274.763.100,- dengan jumlah penerima bantuan sosial sebanyak 133 Keluarga Penerima Manfaat.

“Strategi pembangunan Infrastruktur Desa Trayeman di tengah wabah virus Corona adalah pembangunan gedung olah raga sebagai sarana penunjang aktifitas olah raga warga sekaligus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh masyarakat”, jelasnya.
Ketua Karang Taruna “ Mekar Jaya” Desa Trayeman Adam Krishna Mahardika menambahkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam tatanan baru terus diupayakan oleh pemerintah desa Trayeman , salah satunya program pemberdayaan pemuda di bidang ekonomi kreatif yaitu di bangunnya usaha “Angkringan Pemuda” yang sumber dananya dari Dana Desa senilai Rp 10.000.000,"Pungkasnya.(hid/ew)

Berita Lainnya
HUT PDAM pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4