background img
bank bjb 1
Wali Kota Bandung, Apresiasi Program Pembinaan Andikpas LPKA Bandung

Wali Kota Bandung, Apresiasi Program Pembinaan Andikpas LPKA Bandung

BANDUNG, – Walikota Bandung, Oded M Danial dan Hj. Siti Muntamah yang lebih dikenal dengan Mang dan Umi Oded sangat mengapresiasi program pembinaan Andikpas yang dilakukan oleh LPKA kelas II Bandung.

Apresiasi Mang Oded Itu disampaikan saat menerima audensi tim Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Bandung yang dipimpin oleh Retno Yuniherdiningsih, SH. kemarin 20/07/2020) di pendopo, rumah dinas Walikota Bandung.

Pada kesempatan ini Retno didampingi oleh Aep dari Bagian Umum dan Roni dari Kasie Pembinaan serta Tasya dari Humas.

Retno Yuniherdiningsih menjelaskan, saat ini di LPKA kelas II Bandung dihuni 57 napi anak yang sekarang dikenal dengan sebutan Andikpas. Perlakuan LPKA terhadap Andikpas adalah dengan melakukan pembinaan ramah anak.

Pembinaan yang dilakukan itu meliputi jalur pendidikan resmi dalam memenuhi hak anak dalam memperoleh pendidikan juga pelatihan-pelatihan seperti pangkas rambut, jahit menjahit, budidaya ikan, olah raga, bercocok tanam dan kegiatan keagamaan.

“Dari pelatihan -pelatihan itu, diharapkan agar mereka setelah bebas sudah mempunyai bekal dan bisa kembali ke tengah masyarakat dengan baik,” jelas Kepala LPKA yang baru sebulan bertugas di Bandung ini .

Selain menyampaikan program pembinaan terhadap Andikpas, Retno juga mengharapkan kehadiran Walikota Bandung pada peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakn Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenhuk HAM) yang dipusatkan di LPKA kelas II bandung pada tanggal 23 Juli 2020 nanti.

Menanggapi itu, Mang Oded menyatakan apresiasi yang tinggi terhadp kinerja LPKA yang melakukan pembinaan Andikpas dengan pendekatan ramah anak yang edukatif dan aplikatif.

“Saya amat mengapresiasi program pembinaan yang dilakukan LPKA terhadap anak-anak binaan dengan tetap memperhatikan pemenuhan kebutuhan anak dan hak anak untuk memperoleh pendidikan. Saya harapkan program-progrm LPKA itu bisa bersinergi dengan program pemerintah Kota Bandung,” ujar Mang Oded yang didampingi oleh Umi Oded sang isteri yang selain Ketua Tim Penggerak Kota Bandung juga sebagai anggota komisi 5 DPRD JABAR.

Tak jauh berbeda dengan Mang Oded, Umi menyatakan rasa senangnya atas info dari LPKA yang disampaikan Kepala LPKA mengenai program pembinaan terhadap Andikpas. Senang karena para andikpas bisa menjalani kehidupan di dalam LPKA dengan tetap memperoleh hak nya sebagai anak yaitu pendidikan.

“Saya juga senang dan bersyukur karena dari sekian jumlah andikpas itu orang Bandung nya sedikit sekali. Hanya beberapa orang saja. Itu menunjukkan bahwa tingkat kenakalan anak-anak Bandung rendah. Bahkan dilihat dari segi kesehatan dan sosio psikologis anak Bandung pun menunjukkan indikator yang baik,” jelas isteri Walikota Bandung yang dikenal religius dan sederhana ini.

Lebih jauh Umi Oded mengatakan, berbicara soal anak, bukan bicara masa kini atau dulu, tapi bicara masa depan karena anak amat penting sebagai aset bangsa. Karena itu Umi Odef amat prihatin dengan masih banyaknya kasus-kasus yang terjadi yang menimpa anak.

Diperlukan pembinaan yang amat edukatif aplikatif dan psiko sosial yang baik. Sebagai anggota dewan sari komisi 5, hal itu akan menjadi perhatian komisi dan dijadikan sebagai bahan masukan.

Sementara itu, Tatang Muchtar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, menjelaskan kalau pada Hari Anak Nasional 2020 ini, Forum Anak Daerah Kota Bandung mendapat pernghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai forum anak yang memiliki dedikasi tinggi dan kepedulian pada situasi Covid-19.(Siti Sundari)

Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN