background img
bank bjb 1
Rekonsilasi Data Realisasi Investasi PMDN/PMA Provinsi Kalbar 2020

Rekonsilasi Data Realisasi Investasi PMDN/PMA Provinsi Kalbar 2020

PONTIANAK, - Berdasarkan data realisasi investasi yang disampaikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia pada tanggal 22 Juli 2020, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Kalimantan Barat Periode April – Juni (Triwulan II) Tahun 2020 sebesar Rp.4,54 triliun, serta data realisasi investasi secara kumulatif sepanjang Periode Januari – Juni (Semester I) Tahun 2020 yang mencapai Rp. 10,88 Triliun. Pontianak (06/08/2020)

Didampingi Kabid Pengendalian Pelaksanaan PM dan Sistem Informasi Kornelius, S.IP, MT, hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat Hendra, S.Sos saat menyampaikan sambutan pada acara Rekonsiliasi Data Realisasi Investasi PMDN/PMA periode April-Juni (Tw.III) dan periode Januari –Juni (Semester I) Tahun 2020 Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat di Aula DPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri oleh para Pengelola Data Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat.

Hendra melanjutkan bahwa Pandemi COVID-19 mengakibatkan dampak yang sistemik, masif dan terstruktur terhadap perekonomian global, termasuk perekonomian Indonesia dan Kalimantan Barat pada khususnya, sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi pada Periode Triwulan II (April-Juni) Tahun 2020 yang hanya sebesar Rp. 4,54 triliun atau menurun 28,47% apabila dibandingkan dengan Periode Triwulan I (Januari-Maret) Tahun 2020 (Rp. 6,34Triliun). Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi pencapaian kinerja investasi kedepan terutama untuk Semester II (Juli-Desember) Tahun 2020 dan merupakan tantangan bagi kita untuk membuat inovasi sebagai upaya dalam meningkatkan capaian kinerja investasi di Kalimantan Barat.

Memperhatikan kecenderungan terjadinya perlambatan capaian kinerja investasi dan permasalahan yang dihadapi pada Tahun 2020, Hendra mengajak para pengelola data Kabupaten/Kota untuk mengambil langkah-langkah sebagai upaya dalam pengendalian pelaksanaan penanaman modal dan pencapaian target realisasi investasi di Kalimantan Barat, antara lain sebagai berikut :

Ditengah terjadinya pandemi Covid-19 ini, DPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat bersama BKPM RI dan DPMPTSP Kabupaten/Kota tetap bekerjasama melakukan pengawalan investasi dengan melakukan komunikasi dan koordinasi lewat media sosial baik secara tertulis maupun secara lisan;
Memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada para pelaku usaha mengenai kewajiban penyampaian LKPM setiap triwulan dan mengintensifkan program pendampingan bagi perusahaan yang memerlukan bimbingan langsung di lapangan terkait dengan penyusunan LKPM serta melakukan jemput bola terhadap laporan dari PMA/PMDN yang sudah wajib menyampaikan LKPM;

Meningkatkan frekwensi pemantauan, pembinaan dan pengawasan atas realisasi Perizinan Berusaha melalui OSS terkait dengan penyampaian LKPM secara online serta melakukan pemantauan dan pengawasan percepatan realisasi investasi proyek-proyek strategis nasional;
Mendorong semua proyek-proyek investasi memiliki perizinan investasi melalui OSS dengan melakukan layanan konsultasi dan pendampingan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik(OSS) kepada para pelaku usaha;
Memfasilitasi permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha dalam merealisasikan investasinya.(spn-kalbar)

Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN