background img
bank bjb 1
Rp 4,3 Miliar Untuk Pengadaan Alat Uji RT-PCR, Bakal Dilaunching September

Rp 4,3 Miliar Untuk Pengadaan Alat Uji RT-PCR, Bakal Dilaunching September

TEGAL - Pemerintah Kabupaten Tegal serius menangani permasalahan Covid-19, bahkan pemerintah daerah itu mengeluarkan dana APBD dari dana biaya tak terduga anggaran refocusing sebesar Rp4,3 Miliar untuk pengadaan alat Uji Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Hal ini disampaikan oleh Direktur RS. dr. Soeselo Slawi dr. Guntur Muh Taqwin saat jumpa pers di kantor gugus tugas penanganan covid-19 kab tegal, Kamis (13/8).

Hadir dalam presscon, Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah, Ka. Dinkes Kab Tegal dr. Hendadi Setiadji, M. Kes, Ketua IDI Kab Tegal Sofwan Arifin, Ketua PPNI Kab Tegal Kiswandi dan tim medis RS. Dr. Soeselo Slawi serta perawat rumah sakit dengan dipandu dari Kominfo Kab Tegal.

Lebih lanjut dikatakan dr. Guntur, bahwa saat ini di Jawa Tengah sendiri hanya ada dua kota yang menjadi tempat pelaksanaan tes swab dengan RT-PCR yakni kota Semarang dan Jogja. Untuk saat ini bahwa sebetulnya tidak dianjurkan lagi melakukan Rapid test, kini harus dilakukan tes swab RT-PCR.

Dimana, dengan tes RT-PCR ini nantinya akan cepat mendapatkan hasilnya. Jadi tidak menunggu beberapa hari, sehari langsung bisa dilihat hasil real nya.

" Selama ini kita terkendala lamanya hasil diagnosa keluar, karena harus dikirim ke semarang dulu. Nanti jika sudah memiliki alat PCR dan pendukungnya maka hasil diagnosa akan keluar tidak sampai sehari," kata direktur.

Alat RT-PCR sendiri, Selain bisa mengetes virus covid-19, bahwa sebetulnya juga bisa mengecek virus HIV, hepatitis dan beberapa virus atau materi genetik lainnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tegal dr. Hendadi Setiadji, M. Kes menambahkan, pengadaan alat menelan biaya Rp4,3 Miliar. Dimana anggaran diambil dari dana tak terduga APBD pemkab tegal.

"Alhamdulillah untuk pengadaan alat RT-PCR dan pendukung lainnya dapat dukungan dari Bupati, " Kata Hendadi.

Dimana pembahasan untuk kebutuhan alat PCR dan penunjangnya ini dimulai sejak mei hingga juni 2020. Nantinya RS. Dr. Soeselo Slawi akan mempersiapkan ruangan laboratorium khusus untuk uji swab RT-PCR. Rencananya, pada bulan September 2020 akan segera di launching.

Sementara itu, Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah menuturkan, dirinya mengapresiasi kepada seluruh tenaga medis di kab. Tegal yang saat ini masih semangat dalam melawan covid-19. Kepada para perawat dan tim dokter dirumah sakit yang menangani pasien covid-19 untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan penanganan pasien covid-19.

Kepada masyarakat kabupaten, diharapkan selalu melaksanakan protokol kesehatan yakni dengan memakai masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan dengan air mengalir, jaga jarak dan jaga kesehatan. Hingga kini, berbagai ihtiar sudah kita lakukan, dari mulai regulasi, pendanaan dan pemantauan wilayah sebaran covid-19. Dilihat dari pemantauan, sebetulnya kita melihat kurang kesadarannya masyarakat untuk terus meningkatkan pelaksanaan protokol kesehatan, maka itu kami mendorong dan tak bosan untuk terus mensosialisasikan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. (hid/spn).

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Beebopp pa erwin ASEP PRESIDEN purwakarta 2