background img
bank bjb 1
Dampak COVID-19, Pemkot Bandung Genjot Pemulihan Ekonomi

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedi Rusmawan, AT., M.M didampingi Ketua PWI Kota Bandung, Herdiansyah seusai menjadi Narasumber Seminar dan UKW yang diselenggarakan PWI Kota Bandung, Selasa (15/9), di hotel Courtyard by Marriott Bandung Dago, Jl. Ir. H. Juanda No.33, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116.

Optimis Ekonomi Pemkot Bandung Kembali Bangkit

Dampak COVID-19, Pemkot Bandung Genjot Pemulihan Ekonomi

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung melakukan upaya ekstra guna memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, strategi yang dilakukan adalah menggenjot Investasi dan membangun UMKM.
 
Hal itu, dibahas pada Seminar PWI Kota Bandung dengan tema Cermat Memilih Investasi dan agenda Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2020 angkatan XXXVII.
 
Pada seminar tersebut, Kepala Bagian Humas Kota Bandung, Soni Teguh Prasatya S.Sos M.M menjelaskan, pemkot Bandung saat ini terus mengolah teknis agar optimalisasi program UMKM bisa terserap secara maksimal.
 
"Untuk wirausaha muda atau mikro dipermudah tidak mesti memiliki legal perusahaan berupa cv atau pt, tapi cukup dengan ktp dan kk, agar bantuan bisa cepat terserap dan dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku masyarakat,"
 
Kata Soni pada agenda seminar dan UKW yang digelar pada Selasa (15/9), di hotel Courtyard by Marriott Bandung Dago, Jl. Ir. H. Juanda No.33, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116.
 
Selain itu, Soni menjelaskan, saat ini pemulihan ekonomi Pemkot Bandung mulai membuka mol-mol secara bertahap agar dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.
 
Lebih jauh Soni menerangkan, Pemkot Bandung membahas dengan pihak pengusaha menengah agar bisa memberdayakan UMKM.
 
Pada seminar itu, Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedi Rusmawan, AT., M.M ikut serta menjabarkan strategi optimalisasi ekonomi Pemkot Bandung melalui kebijakan politik,
 
menurutnya, tiga tahap yang dilakukan Pemkot Bandung adalah Penyelamatan, Pemulihan dan Penyembuhan.
 
"Penyelamatan sudah dilakukan sekitar bulan Julian, diantaranya dibolehkan mol-mol dibuka, untuk pemulihan, selanjutnya sektor pariwisata mulai dibuka," ungkap Tedi,
 
Kebijakan itu, menimbang pendapatan daerah Pemkot Bandung saat ini hanya baru terserap 38%, upaya selanjutnya pihaknya mengoptimalkan tehnis alokasi Bantuam Sosial (Bansos).
 
"Saat ini sudah 100 ribuan UMKM mengajukan tanpa syarat yang sulit agar pemulihan ekonomi bandung bisa cepat kembali," katanya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah