background img
bank bjb 1
Kadin Kota Bandung, Kamis Manis Ngobrol Bisnis Marketer di Marketplace

Ketua Kadin Kota Bandung Ir. Iwa Gartiwa, MM bersama peserta Kamis Manis Ngobrol Bisnis (Foto: Asep Ruslan)

Kadin Kota Bandung, Kamis Manis Ngobrol Bisnis Marketer di Marketplace

KOTA BANDUNG - Masa pandemi virus Corona atau Covid-19 sudah memasuki bulan ke-8, Kadin Kota Bandung tetap konsisten bersama-sama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta terus berinovasi membuat langkah-langkah solutif agar UMKM dapat tumbuh, bertahan dan terus berkembang walaupun di masa yang sulit.

Dengan Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit (GEBB) Kadin Kota Bandung kembali menyelengggarakan kegiatan rutin Kamis Manis Ngobrol Bisnis yang kali ini mengambil tema “Marketer di Marketplace” bagi  25 UMKM Kota Bandung yang berlangsung di Graha Kadin Kota Bandung Jalan Talaga Bodas No. 31 Kota Bandung, Kamis (22/10/2020).

Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kontribusi Kadin Kota Bandung terhadap pemulihan perekonomian di Kota Bandung di masa pandemi covid-19,  dengan GEBB Kadin Kota Bandung mendorong para pelaku usaha UMKM untuk memasarkan produknya secara online berbasis digital marketing.

Kegiatan Rutin Kadin Kota Bandung, Kamis Manis Ngobrol Bisnis (Foto: Asep Ruslan)

Acara yang didukung oleh Bank BJB, APJI Jabar dan  Blili.com ini dibuka secara resmi dibuka oleh Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM.  

Dalam sambutannya Iwa Gartiwa mengajak para pelaku usaha UMKM untuk terus kreatif, inovatif dan menambah wawasan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, dan menambah kawan  untuk memperluas pemasaraan produk baik dengan silaturahmi langsung maupun melaui medsos, dan  untukn mulai mememasarkan produknya secara online di Marketplace. 

“UMKM yang berada di Kota Bandung itu lebih beruntung dibandingkan dengan di kota dan kabupaten lain, karena di Kota Bandung  kegiatan dan fasilitas bagi UMKM untuk menambah wawasan tersedia cukup luas, oleh karenanya UMKM  harus memanfaatkan kesempatan sepeti ini,” katanya.

Iwa berharap, UMKM di Kota Bandung bisa Go Digital dan Go Internasional.

“Kadin Kota Bandung konsisten dan komitment dalam memajukan UMKM dan mengharapkan kedepan UMKM di Kota Bandung bisa Go Digital dan Go Internasional,” tambahnya.

Bhakti Desta Alamsyah, Iwa Gartiwa dan Hj. Kania Devi (Foto: Asep Ruslan)

Sementara itu Ketua APJI Kota Bandung, Kania Devi, memberikan materi tentang Membangun Networking. 

“Bagi UMKM yang terpenting adalah selalu menjalin silaturahmi, kemanapun pergi harus bawa produk atau paling tidak membawa brosur dan kartu nama sebagai media promosi sederhana bagi produk yang kita tawarkan,” ujar Kania Devi. 

Ditambahkannya lagi menurut Kania, yaitu dengan mendapatkan informasi langsung dan membangun citra yang baik.

Willy Agustian dari Blibli.com memaparkan tentang memasarkan produk melalui marketplace, kepada para peserta pelatihan mengatakan.

“Beberapa keuntungan yang didapat UMKM jika menggunakan Manketlace dalam memasarkan produknya yaitu bisa  menghemat biaya, memperoleh kenyamanan, ragam variasi pilihan, nilai tambah layanan dan hemat waktu.   Adapun untuk mendapatkan kepercayaan produk umkm, bisa dilakukan melalui : Gambar/foto yang baik, konten dan rincian produk, stock update dan tersedia, ulasan pelanggan dan respon cepat,” terangnya.

Menurut Willy, saati ini blibli.com sebagai marketplace dengan konsep mall online pertama dan satu-satunya terbesar di Indonesia yang berkomitmen untuk mendukung dan memberdayakan masyarakat Indonesia, suduah dikunjungi sebanyak 60 juta pengunjung per bulan.  

“Blibli.com memberikan kesempatan untuk para pelaku usaha UMKM di Kota Bandung untuk bergabung di Marketplace Blibli.com. dalam memasarkan produknya,” pungkasnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg NOPEMBER Perumahan pa sep iKLANBREBES 1 bawah 4