background img
BJB 2017
Meski Dianggap Merugikan Nelayan, UKI Dukung Seluruh Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan

Meski Dianggap Merugikan Nelayan, UKI Dukung Seluruh Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan

JAKARTA, - Universitas Kristen Indonesia (UKI)  melalui Fakultas Ekonomi menilai bahwa kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti merupakan perpaduan antara pertahanan dan kemakmuran, yang pada prakteknya dilakukan secara seiring.

Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi UKI, Dr. Suzanna Josephine L.Tobing. Menurut Suzanna, ekonomi negara rapuh salah satunya difaktori oleh illegal fishing di berbagai lautan nusantara.

Bahwa menurutnya, cara-cara yang diambil Susi harus didukung dan menghilangkan strategi usang yang  mengulang-ngulang kesalahan masa Ialu.

"Kebijakan baru yang tidak berorientasi masa lalu ini menjadi kontroversi di jamannya. Diantaranya adalah pengeboman kapal pencuri ikan di laut nusantara, penghentian ijin investasi asing dalam bidang penangkapan ikan, polemik alat tangkap cantrang besar," kata Suzanna, Jumat (8/9/2017).

Oleh sebab itu, atas nama Fakultas Ekonomi UKI pihaknya selanjutnya mendukung berbagai kebijakan Susi yang telah dilakukan selama ini. Yang tak lain adalah menjaga kekayaan alam dan biota laut di perairan Indonesia yang luasnya 5,8 juta meter persegi.

Permasalahan yang ada kini adalah sejumlah besar ikan belumlah kembali normal ke perairan Indonesia Timur. Sehingga menyebankan investasi asing untuk penangkapan ikan perlu dihentikan untuk sementara.

Penggunaan alat-alat tangkap yang besar dapat mematikan sampai ke ikan-ikan kecil dan terumbu karang, yang merupakan bibit harus dirawat.

"Walau hal itu akan membuat shock di tingkat nelayan, tetapi kami yakin perekonomian nelayan kita akan kembali menuju tingkat ekuilibrium yang lebih tinggi."

Akan tetapi pihak UKI menekankan, perlunya diperhitungkan dengan matang dampak shock yang terIalu tinggi akibat kebijakan yang walaupun dikatakan baik itu akan menekan kehidupan nelayan tanpa mampu kembali ke  titik normal.

Berita Lainnya
IKLAN BABEL 5 IKLAN TAHUN BARU ISLAM RADIO THOMSON1 HARI TAHUN BARU ISLAM
Hotel Pasa baru IKALAN KANG ERWIN IKLAN BABEL PPP IKLAN PARTAI DPI BABEL