Minggu, 21 Desember 2014 | 11:01 WIB Last Update: 2014-12-21 06:51:17

Nasional

Dirjen PAS : Permasalahan yang Berat Peredaran Gelap Narkoba Di Lapas

Dirilis oleh wsm, Selasa, 10 April 2012 | 16:03 WIB
Telah dibaca 939 kali

BANDUNG-Pemberitaan media massa, baik cetak maupun elektronik terhadap lembaga pemasyarakatan yang seolah-olah menempatkannya pada sudut yang sempit, sudut yang begitu keras mencekik sendi kehidupan organisasi. Kita berada pada situasi yang disudutkan dan dipersalahkan.

Kita sadar bahwa permasalahan yang kita hadapi tidaklah ringan, salah satunya adalah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Kita paham masih terdapat narapidana ataupun petugas yang menjadi bagian dalam penyalahgunaan  Narkoba. Penyalahgunaan atau peredaran gelap  Narkoba yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan Negara (Rutan) merupakan sebuah fakta, jelas Dirjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Sihabudin, ketika memberikan sambutan pada acara Apel Siaga UPT Pemasyarakatan Jawa Barat Dalam Rangka hari Bakti Pemasyarakatan ke-48, di Lapangan Gasibu Bandung.

Namun tentu saja sangatlah tidak adil jika Lapas/Rutan selalu dipersepsikan sebagai tempat yang paling aman terjadinya penyalahgunaan narkonba, bahkan petugas pemsyarakatan dianggap sebagai pihak yang memberikan perlindungan atas terjadinya penyalahgunaan narkoba tersebut.

Inilah berita yang selalu dipublikasikan ke masyarakat seakan-akan 31 ribu petugas Pemasyarakatan melindungi penyalahgunaan narkoba didalam Lapas/Rutan, sungguh sebuah pemberitaan tidak adil dan melukai perasaan seluruh petugas, tegas Sihabudin.

Menurut Dirjen Pemasyarakatan Sihabudin, jajaran Pemasyarakatan telah berhasil menggagalkan upaya penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas/Rutan. Pada tahun 2011 berhasil mengagalkan 98 kasus penyalahgunaan narkoba dan pada tahun 2012 berhasil menggagalkan 12 kasus penyalahgunaan narkoba.

Jangan berkecil hati dan jangan menyerah, kita buktikan bahwa kita mampu dan kita akan terus buktikan kita akan terus berkarya dan jangan surut melangkah meski publikasi masih sepi serta kita tidak perlu publikasi tanpa arti, demikian harapan dan janji Dirjan PAS, Sihabudin.

Pada kesempatan apel siaga tersebut, disampaikan penghargaan kepada 28 orang  petugas Lapas dan Rutan yang berhasil  menggagalkan penyelundupan narkoba kedalam Lapas/Rutan. Penghargaan disampaikan oleh Gubernur Jabar didampingi Dirjen PAS, Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi

Sedianya pada apel siaga ini, akan dimusnahkan 1700 Hand Phone (HP) hasil penggeladahan dari 23 Lapas/Rutan se-Jawa Barat selama enam bulan, namun karena belum mendapat pemeriksaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), maka urung dimusnahkan padahan kendaraan stoomwals sudah siap menggilasnya, jelas salah seorang pejabat Lapas Bandung. SIM Cardnya belum diteliti dari kungkinan adanya komunikasi transaksi narkoba, jelasnya(hms/spn)