Jumat, 19 Desember 2014 | 20:35 WIB Last Update: 2014-12-19 20:20:58

Profil

Ika Mardiah : Manfaat LPSE Lelang Semakin Mudah

Dirilis oleh Liana, Selasa, 17 April 2012 | 14:15 WIB
Telah dibaca 925 kali

BANDUNG- Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menyatakan para pengguna lelang elektronik akan semakin dimanjakan. Pasalnya akses untuk melakukan lelang elektronik sudah ada dimana-mana. Hal itu dibuktikan dengan sudah terbentuknya 424 LPSE di seluruh Indonesia di antaranya 356 LPSE System Provider dengan 681 instansi pengguna. Sehingga ke depan sudah tidak ada lagi alasan kesulitan mengakses lelang elektronik yang kini sudah menjangkau ke pelosok daerah.
 
Menurut Ika, keberadaan LPSE di daerah memberikan peluang kepada penyedia barang dan jasa di daerah tersebut untuk mengikuti lelang. Juga dapat dimanfaatkan oleh instansi vertikal di daerah untuk melaksanakan lelang. Pelaksanaan lelang instansi vertikal di LPSE daerah sangat menguntungkan dari sisi penyedia daerah. Karena secara psikologis penyedia daerah akan lebih mudah mengakses LPSE yang berada di daerahnya dibandingkan LPSE Kementerian/Lembaga yang berada di Jakarta.
 
“Harus didorong untuk memanfaatkan peluang tersebut. Sehingga ULP instansi vertikal yang berada di daerah maupun oleh LPSE daerah dapat mengaksesnya. Karenanya agar LPSE daerah dapat memfasilitasi lelang instansi vertikal di daerahnya. Hal tersebut sejalan dengan aturan dalam Perpres 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Pasal 111 ayat 3 yang intinya ULP/pejabat pengadaan dapat melaksanakan pengadaan secara elektronik dengan menjadi pengguna dari LPSE terdekat,” jelas Ika.
 
Untuk itu lanjut Ika perlu kebijakan dari pimpinan Kementerian/Lembaga agar paket lelang yang berada di instansi di bawahnya dilaksanakan pada LPSE daerah. Dengan demikian akan tersebar peluang bagi penyedia daerah untuk ikut serta dalam paket pekerjaan yang lokasinya memang di daerahnya. Saat ini beberapa LPSE sudah melayani dan memfasilitasi lelang instansi vertikal, misalnya LPSE Provinsi Jawa Barat yang memfasilitasi puluhan unit instansi vertikal, meskipun kedudukannya cukup dekat dengan Ibukota Negara tempat LPSE Kementerian/Lembaga berada.
 
Menurut Ika, berdasarkan data di LPSE Jawa Barat, hingga Senin, 16 April 2012 total paket lelang di LPSE Provinsi Jawa Barat  mencapai 1.425 paket dengan Pagu sebesar Rp.1.315.705.016.985. Adapun total Paket Selesai mencapai 532 paket dengan Pagu Selesai sebesar Rp.810.460.543.602. Sementara harga Penawaran mencapai Rp.719.708.320.432 dengan efisiensi sebesar Rp.90.752.223.170 atau setara 11,20 persen. Jumlah Penyedia yang memiliki kode akses sebanyak 13.041penyedia/vendor. Paket lelang pada LPSE Provinsi Jawa Barat 2/3 nya merupakan paket instansi vertikal dan Perguruan Tinggi yang berada di Jawa Barat.