background img
bank bjb
Film Legenda Laowomaru "Pusaka Terlarang" Akan Nobar Di Gunungsitoli

Film Legenda Laowomaru "Pusaka Terlarang" Akan Nobar Di Gunungsitoli

Kepulauan Nias- Komunitas WOW (Walk On Water) yang merupakan sekumpulan anak muda pecinta Videografi dan Sinematografi di Kota Gunungsitoli sejak Mei tahun 2017 silam telah menginisiasi sebuah project pembuatan Film yang diberi judul, "Laowomaru Pusaka Terlarang".

Komunitas WOW menggelar rapat perdana 1 Mei 2017 lalu untuk membicarakan perihal project film tersebut.

Meski komunitas ini masih tergolong "muda" dan diisi oleh kalangan anak muda mulai dari pelajar SMA hingga yang sudah bekerja tidak menyurutkan niat dan semangat untuk berkarya, mengembangkan talenta dan menciptakan sebuah karya yang berbeda di zaman yang mereka sebut milenials.

Ketua Komunitas Wow, Restanti Waruwu, menyebutkan, Kita sebagai milenial mesti berdampak, berkarya dan tampil beda dalam hal positif, sebut Restanti Waruwu.

Dikatakannya, WOW ingin memberikan sebuah kontribusi di dunia perfilman Nias, memang sudah banyak karya film anak Nias namun kita ingin sesuatu yang berbeda, Sabtu (5/1/2019).

Berharap project Film Laowomaru mampu memberikan dampak positif bagi perfilman Nias dan juga membangkitkan semangat teman-teman khususnya milenial yang lain untuk berkarya dan mengembangkan skill dan kemampuan. harapnya

Lebih lanjut Restanti Waruwu, Putri Pariwisata Nias 2016 yang juga masih berkuliah di IKIP Gunungsitoli Jurusan Ekonomi ini.

Terkait Film Laowomaru, WOW mengangkat kisah fiksi diadaptasi dari legenda Laowomaru yang terkenal di Pulau Nias.

Dikisahkan bahwa Laowomaru konon adalah seorang pemuda yang dulunya tinggal di sekitar Desa Fodo, Kota Gunungsitoli, lebih tepatnya di sebuah gua yang kini dinamai gua Laowomaru yang terletak di pinggiran pantai / jalan raya Desa Fodo Kecamatan Gunungsitoli Selatan Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara.

Laowomaru memiliki kekuatan luar biasa yang berasal dari 9 rambut kawat yang tumbuh di kepalanya.

Kekuatan dari rambut itu memberikan Laowomaru kekebalan dari senjata tajam sekaligus memberinya kekuatan yang luar biasa.

Kekuatan itu membuat semua orang menakutinya pada saat itu. Kapal-kapal yang saat itu sering berlayar melintasi perairan di depan guanya pun semuanya dibajak dan muatannya dirampas oleh Laowomaru.

Beberapa kelompok atau kerajaan kecil pada masa itu pun mencoba memerangi Laowomaru. Namun semuanya berakhir dengan kegagalan.

Tidak cukup sampai disitu, Laowomaru dengan kekuatannya yang luar biasa bahkan sempat mulai mencoba “menarik” pulau Nias dan mendekatkannya ke Pulau Sumatera, agar tidak ada lagi lautan yang memisahkannya.

Menurut mitos tersebut, daratan yang sempat ditarik oleh Laowomaru itu masih terlihat hingga kini dan disebut Ture Fodo dan Ture Lambaru (daerah Lasela).
Namun sayangnya, Laowomaru tetap memiliki kelemahan, yakni istrinya, Sihoi.

Sihoi diculik dan disiksa untuk memberitahukan kelemahan Laowomaru. Sihoi pun akhirnya memberitahu bahwa Laowomaru akan melemah jika kesembilan rambut kawat yang ada di kepalanya dicabut.

Hasil rambut kawat tersebut, berhasil dicabut oleh para musuh Laowomaru, dan Laowomaru pun tamat riwayatnya.

Mitos Laowomaru ini memiliki banyak versi dan WOW mengadaptasi kisah Laowomaru yang diceritakan secara turun temurun dari generasi ke generasi ini dalam sebuah film fiksi tersebut.

Film Laowomaru: Pusaka Terlarang, kita adaptasi dari Legenda Laowomaru. Tidak menceritakan legendanya. Namun kita membuat sebuah cerita yang menyadur kekuatan Laowomaru tersebut.

Tujuan film ini sebenarnya selain mengembangkan talenta kita, ingin mengekspos keindahan alam dan juga budaya Nias melalui video. ucapnya

Nias ini sangat indah dan memiliki destinasi wisata yang jarang dikunjungi.

Melalui film ini, kita ingin mengangkat pariwisata Nias serta menunjukkan ke dunia bahwa anak Nias juga mampu bersaing dan berkarya di bidang sinematografi. terangnya

Sementara itu, Markus F. Harefa, Sutradara Film Laowomaru: Pusaka Terlarang, menyebutkan, Pembuatan script sudah sejak Maret 2017 dan mulai produksi awal Mei 2017 bersamaan dengan terbentuknya Komunitas WOW. Ini project perdana kita bang, dukungan dalam bentuk apapun sangat berarti bagi kami.

Saat ini, film ini sudah 90% rampung, proses produksi telah selesai, kita sudah launching trailer / teaser pada Desember lalu dan hari ini (4/1/2019) kita rilis trailer kedua, dimana pemesanan juga sudah dapat dilakukan. sebutnya

Rencana akan adakan Nobar (nonton bareng) eksklusif di Bulan Februari 2019” Imbuh Alumnus Teknik Industri USU.

Pemesanan DVD Film Laowomaru : Pusaka Terlarang dapat dilakukan melalui http://wa.orderlink.in/no/6281265679995 (menggunakan laptop/whatsapp web) atau https://bit.ly/2SHgLAp (menggunakan android/smartphone).

Trailer film ini dapat ditonton di https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2274200659481773&id=2095481480687026. Untuk info lebih lanjut dapat juga menghubungi Komunitas WOW (Walk On Water) di +62 822-7447-8553.

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng