background img
bank bjb
Film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? Sajikan Horor Adnavture Siap Manjakan Mata Penonton

Film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? Sajikan Horor Adnavture Siap Manjakan Mata Penonton

JAKARTA --  Film bergenre horor adventure, dengan judul 11:11 Apa Yang Kau Lihat? produksi bersama Layar Production dan Cinema Delapan, siap memanjakan mata penonton yang akan tayang di bioskop 21 Febuari 2019 mendatang.

Executive Produser Layar Production, Fitrin Hapsarin Sukainah pada awak media di Jakarta, kemarin, disela peluncuran Poster dan Trailer film tersebut, mengatakan “Alhamdulillah film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? yang kami produksi akan tayang di bioskop seluruh Indonesia, 21 Febuari 2019 ini".

"Dengan Trailer yang memikat dan poster yang keren, film yang kami garap ini, diharapkan memancing minat masyarakat pecinta film nasional datang ke bioskop untuk berbondong-bondong menyaksikan film horor, yang disajikan secara berbeda dari film-film horor nasional yang pernah ada,” ungkapnya

Fitrin optimis karena inilah film horor pertama Indonesia, yang mengangkat mahluk halus atau lebih tepatnya siluman dalam laut.

Fitrin menjelaskan lebih jauh, “Dengan genre adventure horor sebagai pembeda, emosi penonton juga digoreng dengan sosok Siluman Laut yang menyeramkan dan menakutkan, penuh amarah dendam ketika dirinya diusik manusia yang usil dan serakah. Inilah gambaran salah satu kekuatan film ini”.

Teror Siluman Laut nyata adanya. Betapa tidak, sang pemeran Siluman Laut yang dilakoni bidan cantik Iin Hermayani sampai kesurupan ketika adegan itu ia lakoni. Semua berawal ketika dirinya dimake up menjelma jadi Siluman Laut, ia mengaku ketika itu di dalam tubuhnya seperti ada yang beda. Tanpa sadar usai suting, tiba-tiba Iin mengalami kesurupan selama kurang lebih dua jam.

“Alhamdulillah akhirnya ada orang pintar yang berhasil mengusir Siluman Laut dari tubuhku,” aku Iin di mana saat itu, ia tengah suting di sebuah pulau di Lampung yang konon kabarnya memang dihuni Siluman Laut.

Benarkah Siluman Laut telah menjauh dari sosok Iin? Ternyata tidak karena sebulan kemudian ketika Iin dipertemukan dengan Panglima Langit dan artis cantik Ratna Listy, mahluk halus tersebut masih mengikuti Putri Pariwisata asal Lampung ini.

“Ada tuh mahluk halusnya masih ngikutin Iin. Namanya Ratu Mira, ia datang bersama pengawalnya sosok mahluk yang gede dan menyeramkan,” ucap Panglima yang langsung membuat Iin tegang.

Sang Siluman Laut itu pun akhirnya benar-benar pergi dari Iin, setelah diberikan pertolongan Panglima Langit dan artis jelita Ratna Listy. “Sebelum ditolong Panglima Langit dan mbak Ratna, entah mengapa saya selalu kangen ke lokasi tersebut. Seolah-olah hati kecil saya seperti ada yang memanggil untuk mengajak saya datang ke sana.

Alhamdulillah setelah ditolong rasa kangen ingin ke lokasi suting, sekarang sudah tidak muncul lagi,” ujar Iin pada media Jumat (18/1/2019) siang dalam wawancara singkatnya.

“Pengalaman Iin yang berperan jadi Siluman Laut hingga kesurupan dan terus diikuti kemana ia pergi, merupakan kisah yang menarik bagian dari film ini dan akan lebih seru lagi, jika menyaksikan aksi Iin di layar lebar, di film 11:11 Apa Yang Kau Lihat di bioskop Febuari ini,” timpal Fitrin.

“Kekuatan lain yang menonjol dalam film ini, selain menampilkan hantu yang beda dari film horor yang pernah digarap untuk film nasional. Penonton dimanjakan dengan pesona alam yang indah karena mengambil lokasi suting di objek wisata di Lampung dan Bali, Juga alur ceritanya yang kuat dan menegangkan,” timpal Kei Ratnasari Co Produser, dimana film ini juga mengambil lokasi suting di Jakarta.

Dengan berbagai kelebihan yang disampaikan kakak beradik Kei dan Hapsarin begitu sapaan akrab filmmaker muda nan kreatif ini, ditambah dengan para pemain yang dihadirkan, yang tidak asing lagi aksinya di layar lebar, seperti Rendy Kejaenet, Twindy Rarasati, Bayu Anggara, Fauzan Smith, Toriq, Lady Nayoan, Iin Hermayani dan lain-lainnya, menambah nilai tambah dan optimis mereka berdua, bahwa film 11:11 Apa Yang Kau Lihat?, akan disukai banyak penonton film nasional.

Disinggung berapa terget jumlah penonton yang menyaksikan film ini? Kei menjawab,

“Ya, maunya kita sebanyak-banyaknya yang nonton film kami. Tapi, jika dilihat animo penonton film nasional lagi tinggi menyaksikan film horor. Kami yakin dan percaya dengan tampilan yang beda, yang kami suguhkan di film 11:11, akan banyak yang menyaksikannya,” kata Kei yakin dan sekaligus berharap di 2019 ini, film 11:11, akan jadi lokomotif film horor terbanyak disaksikan di 2019 nanti.


SINOPSIS FILM 11:11 Apa Yang Kau Lihat?

Di sebuah laut di lepas pantai Tanjung Biru, bulan purnama menyinari. Tampak sebuah kapal misterius. Dua orang perampok duduk di atas kapal. Mereka melihat jam dengan gelisah. Tampak jam menunjukkan 11:11. Sekarang saatnya mereka menyelam. Tanpa mereka sadari, jam mereka berhenti berdetak di jam 11:11. Setelah mereka menyelam, mereka seperti hilang ditelan laut. Begitu pula seorang wanita bernama Dewi yang memiliki seorang anak bernama Galih, yang menjadi penjaga situs di Tanjung biru.

10 tahun kemudian…
Rendy Kejaenet dan Twindy Rarasati dalam adegan film 11:11 Hantu Siluman Laut datang menjemput Galih, sekarang adalah seorang mahasiswa, Galih senang mengunjungi berbagai lokasi di Indonesia untuk diving dan mendalami kecintaannya terhadap laut. Galih adalah anak dari Dewi seorang aktivis konservasi alam yang menghilang saat sedang melakukan pekerjaannya. Satu-satunya peninggalan ibu Galih yang masih tersisa, adalah sebuah Kalung etnik dengan simbol yang unik.

Galih memiliki 3 sahabat, mereka adalah MARTIN, seorang cowok tampan petualang; OZAN, yang ceroboh dan selalu ingin tahu; dan VANIA, seorang gadis vlogger yang cantik mereka memiliki hobi yang sama yaitu Diving.

Suatu hari Martin mengajak mereka ke sebuah situs misterius di daerah Tanjung Biru, berdasarkan peta yang ditemukannya. Dari sinilah petualangan ke 4 anak muda ini dimulai dengan beberapa kejadian misterius yang konon pulau tersebut, dihuni para siluman laut, hingga mereka dapat memecahkan misteri dari situs kapal di daerah Karang Hiu di kepulauan Tanjung Biru.

TIM FILM 11:11 Apa Yang Kau Lihat?

EKSEKUTIVE PRODUCER : Fitrin Hapsarin Sukainah &
Kei Ratnasari.
PRODUCER : Alfani Wiryawan.
C0- PRODUCER : Yanti Basamondo.
ASSOCIATE PRODUCER : Rangga Wijaya.
SUTRADARA : ANDI M.
PENULIS : BASKORO.
PENATA KAMERA : Rama Hermawan.
LINE PRODUCER : Nancy Sinatra Simangunsong.
CAST: Rendy Kejaenet, Twindy Rarasati, Bayu Anggara, Fauzan Smith, Toriq, Lady Nayoan, Iin Hermayani dan lain-lain.
Lokasi shooting : Lampung, Bali dan Jakarta.
Rilis : 21 Febuari 2019. (rul)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS