background img
bank bjb
Malang Beach Festival 2019 Resmi diLaunching, Jadikan event Unggulan Kelas Dunia

Malang Beach Festival 2019 Resmi diLaunching, Jadikan event Unggulan Kelas Dunia

Jakarta - Malang Beach Festival 2019 Kabupaten Malang resmi di-launching Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI), Dr Ir Arief Yahya, M.Sc, Kamis (21/3/2019) malam, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI di Jakarta.

Wakil Bupati Malang, Drs HM Sanusi, MM, beserta ratusan undangan yang terdiri dari berbagai kalangan komunitas pariwisata, tamu daerah dan stakeholder internal maupun external, yang mendukung sektor pariwisata dijadwalkan turut hadir.

Rangkaian acara yang akan digelar sepanjang bulan September, Oktober dan November ini dihadiri para undangan yang berasal dari kalangan pariwisata, tamu daerah dan stakeholder internal maupun external yang mendukung sektor pariwisata.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made arya Wedhantara, kegiatan Malang Beach Festival ini punya tujuan untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata Kabupaten Malang yang berdaya saing tinggi serta menjadi event besar yang merupakan ikon Kabupaten Malang.

"Wilayah Kami memiliki potensi wisata yang luar biasa, karena itu kami akan terus kembangkan sehingga bisa memberi dampak yang positif bagi kemajuan pariwisata di Malang Raya", kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.

Secara ekonomi ribuan orang akan diuntung, dengan adanya kegiatan ini, tidak hanya pelaku usaha wisata saja, tapi juga pedagang kaki lima. "Ribuan orang akan banyak yang diuntungkan secara ekonomi, karenanya pada pelaksanaannya nanti ribuan pedagang kaki lima akan ikut terlibat dalam memeriahkan acara ini", ujar Plt Bupati, HM Sanusi.  

Konsep acara akbar Kabupaten Malang tersebut bernuansa digital agar selaras dan dapat menunjang program dari Kementerian Pariwisata yaitu program Wonderful Indonesia Digital Tourism 4.0 yang merupakan trend otomasi revolusi industri.

Selanjutnya, program Kementerian Pariwisata ini diharapkan dapat memotivasi Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat inovasi pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Malang yang berbasis digital tourism.

"Saya mengapresiasi acara Malang Beach Festival, yang banyak mengakomodir berbagai potensi wisata yang ada di Malang dan ke depannya kiranya perlu ditingkatkan lagi sehingga kualitasnya meningkat menjadi kelas dunia", ungkap Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya didampingi Wakil Bupati Malang M.Sanusi pada kesempatan itu menjelaskan, Malang Raya didukung oleh  kawasan wisata kelas dunia yakni kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (BTS) dikelola oleh Badan Otoritas Pariwisata (BOP) BTS dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Singosari di Kabupaten Malang yang ditargetkan dapat dikunjungi 1 juta wisatawan.

“Kawasan wisata TN BTS di Kabupaten Lumajang dan Malang ini dikenal sebagai biosfer dunia dan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. BTS telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas pariwisata,” kata Arief Yahya.

Untuk atraksi di Malang Raya, menurut Arief Yahya, sudah tidak diragukan lagi dengan terselenggaranya secara rutin festival budaya masyarakat Tengger Kasodo, Malang Flower Festival yang sudah masuk dalam daftar 100 Calender of Event Wonderful Indonesia, dan Malang Beach Festival yang segera menjadi event unggulan kelas dunia.

Wakil Bupati Malang M.Sanusi mengatakan, MBF menjadi ikon baru pariwisata Kabupaten Malang. “MBF 2019 menyajikan event olahraga wisata pantai dan wisata budaya yang digelar di lima lokasi pantai unggulan pada September hingga November 2019 mendatang,” katanya.

Penyelenggaraan MBF 2019, kata M.Sanusi, akan diawali dengan perhelatan ‘petik laut ‘ yang berlangsung di Pantai Sendangbiru pada 27 September 2019. Sehari kemudian pada 28 September 2019 digelar Kirab Budaya yang berlangsung di Pantai Ungapan. “Seperti tahun sebelumnya, gelaran acara Kirab Budaya ini untuk merayakan hari jadi Kabupaten Malang,” katanya.

Kegiatan MBF 2019 dimeriahkan dengan acara Malang Beach Cullinary dan Malang Beach Run yang akan berlangsung di Pantai Nganteb pada 12 Oktober 2019. Acara yang sangat istimewa dari MBF tahun ini adalah Malang Night Surfing yang akan berlangsung di Pantai Wediawu pada 2 November 2019. Hal ini akan menarik apalagi karena Spot night surfing masih langka di Indonesia yakni hanya ada di Bali dan Pantai Wediawu, Kabupaten Malang.

Dari seluruh rangkaian acara MBF 2019 akan ditutup dengan event paralayang yang akan berlangsung di Pantai Modangan pada 23 hingga 25 November 2019. “Paralayang ini akan start dari penggungan sekitar Lawang dan mendarat di Pantai Modangan, Kabupaten Malang. Kegiatan paralayang ini bisa dilaksanakan di malam hari saat terang bulan. Kegiatan para layangan seperti di dunia hanya ada di Selandia Baru dan Malang sehingga layak menjadi event internasional,” katanya.

Kabupaten Malang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Provinsi Jatim. Dari 367 event yang akan digelar di Jatim pada tahun ini, ada sekitar 10 event unggulan dari daerah Malang Raya.

Event yang digelar sepanjang tahun itu diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jatim yang tahun ini ditargetkan mencapai 1 juta kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) dan 55,76 juta wisnus (wisatawan nusantara) atau meningkat dibandingkan capaian kunjungan pada 2018 sebanyak 830.968 wisman dan 70,27 juta wisnus.



Berita Lainnya
IKLAN  BRBES NEBENG IKLAN SALES MOTOR RADIO THOMSON TEGAL BJB IKLAN
PMI gratisa RADIO THOMSON TEGAL amanah umah thomson radio
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS