background img
bank bjb
Film Ku Tak Percaya Kamu Mati, Ajarkan Nilai Moral Hormati Ibu

Film Ku Tak Percaya Kamu Mati, Ajarkan Nilai Moral Hormati Ibu

JAKARTA, -- Sutradara Wimbadi JP kembali merilis film terbarunya, berjudul Tak Ku Percaya Kamu Mati. Film dengan selipan horor ini adalah
Sebuah film  keluarga dan bisa dinikmati semua kalangan umur yang akan tayang di bioskop Tanah Air mulai Kamis (10/10) mendatang.

Film Tak ku percaya Menceritakan hubungan batin seorang ibu dan anaknya masih berlanjut meski anak laki-lakinya itu meninggal karena kecelakaan.

Film ini terinspirasi dari pengalaman batin sang produser Tjondro Sedjati yang mengalami sendiri soal arwah orang yang sudah meninggal namun masih berada di alam dunia.

“Saat itu sesudah gempa di Jogja. Saya pulang dengan kereta api secepatnya untuk melihat keadaan. Lalu setiba di Jogja saya ngobrol dengan nenek teman saya. Beberapa hari kemudian saya bertemu dengan teman saya itu dan bilang kalau saya ngobrol dengan neneknya. Teman saya bilang, neneknya sudah wafat jadi korban gempa,” ujar Tjondro di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu malam (6/10).

Berangkat dari kisah itulah bersama Wimbadi, sang sutradara, membuat skenario film.

Sementara itu, budayawan dan seniman Erros Djarot mengapresiasi film berjudul “Ku Tak Percaya Kamu Mati” sebagai film bermuatan moral.

Film yang mengambil lokasi di Yogyakarta ini menurutnya dekat dengan kehidupan masyarakat, nilai nilai moral masih harus terus diajarkan. Terutama dalam hal menghormati ibu.

"Saya hanya ingin mengomentari muatan pesan film ini yang mengedepankan moral bahwa ibu kita adalah orang yang harus kita hormati bagaimanaun keadaannya,” kata Erros.

Film yang ingin mengangkat pesan bakti seorang anak ini cukup membuat penonton geli. Pasalnya, sutradara memulai cerita ketika seorang anak yang jadi korban tabrak lari kembali dengan wujud nyata untuk merawat ibunya yang depresi berat.

Ya, bocah SD bernama Bagong tewas setelah menjadi korban tabrak lari. Kematian Bagong membuat ibunya depresi berat. Namun tiba-tiba Bagong kembali dengan wujud nyata untuk merawat ibunya yang depresi berat.

Sekembalinya Bagong, ia menemui sahabatnya yang juga tidak tahu bahwa sebenarnya dia sudah mati. Sahabatnya sama sekali tidak mengetahui kabar kematian Bagong.

Ia meminta ditemani untuk mencari tahu siapa gerangan yang sudah menabraknya.
Selain teman Bagong, sang ibu juga tak tahu kematiannya karena dirahasiakan oleh bibi Bagong yang diperankan oleh Kinaryosih.

Film yang ditulis dan disutradari olej Wimbadi JP ini dibintangi oleh Kinaryosih, Dedi Sutomo, Niniek L Karim, Pritt Timothy, dan Raditia Evandra. Kalau gitu kita tunggu apa pemutarannya.


Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4