background img
bank bjb
Berkwalitas Holiwood, Ejen Ali The Movie SiapTayang Januari 2020 lebih Ciamik

Berkwalitas Holiwood, Ejen Ali The Movie SiapTayang Januari 2020 lebih Ciamik

JAKARTA, - Film animasi Ejen Ali The Movie akan tayang di Indonesia pada awal tahun 2020. Ini adalah film animasi garapan Wau Animation dan Primeworks Studios yang dijadwalkan rilis di bioskop Indonesia pada 1 Januari 2020.

Datuk Ahmad Izham Omar, Chief Executive Officer Primeworks Studios mengatakan, film animasi asal Malaysia tersebut telah mendapat sambutan luar biasa di luar negeri seperti Singapura dan Brunei Darussalam.

"Bukan cuma di Indonesia, kami juga mau mengedarkan di luar Malaysia. Di Singapura dan Brunei, Ejen Ali mendapatkan sambutan dan antusias yang luar biasa dan ini memberikan semangat kami dalam melanjutkan animasi," kata Datuk Ahmad Izham Omar, Chief Executive Officer Primeworks Studios saat jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Dia mengatakan, film animasi ini menawarkan kualitas yang tak kalah dengan animasi Hollywood. Kualitas itu hadir dari proses pembuatan yang tidak sebentar, yaitu selama satu tahun delapan bulan.

Tak hanya menghibur, film animasi yang disutradarai Usamah Zaid Yasin ini juga menghadirkan action yang ciamik, humor sederhana yang kocak, dan pesan moral untuk anak-anak maupun orang dewasa yang menontonnya.

Usamah Zaid Yasin, Chief Executive Officer Wau Animation mengakui, pembuatan Ejen Ali The Movie sangat sulit, terlebih dengan budget yang terbatas. Namun, proses ini berhasil dibuktikan dengan hasil film dan sambutannya di berbagai negara di luar Malaysia.

"Bukan cuma waktu menulis cerita yang lama, tapi juga dari segi budget. Film ini dihasilkan satu tahun delapan bulan, tapi dibandingkan dengan animasi Hollywood yang empat tahun. Jadi, perlu kerja keras untuk menghasilkan film ini," tutur Usamah Zaid Yasin di kesempatan yang sama.

Ceritanya yang menarik serta kualitas animasinya, membuat film Ejen Ali The Movie ini sayang untuk dilewatkan. Apalagi, sebelumnya serial Ejen Ali sudah tayang di MNCTV sejak 2017 dan mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia.

"Kami dari MNC Licensing kerja sama dengan Primeworks, untuk membawa lisensi dan merchandise ke Indonesia. Kenapa kami akhirnya memutuskan untuk membawa lisensi ini karena sosok Ejen Ali adalah salah satu brand dari Malaysia yang potensial untuk dibawa. Karena dari sisi karakternya, ceritanya mengandung action dan kualitasnya bagus, sisi cerita juga banyak mengedukasi. Mereka punya penggemar yang cukup besar di Indonesia," tutur Shierly Kosasih, VP MNC Licensing.

Ejen Ali The Movie menceritakan tentang anak berusia 12 tahun yang secara tidak sengaja direkrut sebagai agen mata-mata dan memiliki peran di sebuah lembaga rahasia bernama Meta Advance Tactical Agency (MATA). Ali dan MATA bertugas untuk melindungi Kota Cyberaya yang futuristik dari ancaman luar.

Ali terkejut saat mengetahui bahwa dia bukan lagi satu-satunya penguasa alat Infinity Retinal Intelligence System atau IRIS, karena MATA telah meningkatkan IRIS menjadi alat yang lebih canggih yaitu IRIS Neo untuk semua agen MATA. Hal itu kemudian membuat Ali mempertanyakan keberadannya untuk MATA.

Ali pun didekati oleh seseorang bernama Niki. Kepada Ali, Niki mengaku mengetahui perihal hubungan pribadi dirinya dengan sang ibu, Aliya, yang sudah tiada. Oleh sebab itu Ali mempertaruhkan kesetiaannya kepada MATA, dan mulai mengalami pengejaran mendebarkan untuk mengungkap hal misterius.

"Di Indonesia mudah-mudahan juga dapat sambutan yang baik. Karena kalau dilihat di YouTube, itu 40 persen penonton Ejen Ali ya dari Indonesia," kata Usamah Zaid Yasin, Chief Executive Officer Wau Animation.

Berita Lainnya
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor