background img
Leaderboard BJB 2018
Warga Desa Cit Bersitegang Dengan Tim Gakumdu Kementrian Kehutanan

wartawan sinarpaginews.com La Ode M Murdani saat berada dilokasi penangkapan exscavator di Dusun Mapur oleh tim Gakumdu Kementrian Kehutanan Palembang Sumatera Selatan ( Sumsel ) Rabu.11/7/2018

Warga Desa Cit Bersitegang Dengan Tim Gakumdu Kementrian Kehutanan

Bangka, Sinarpaginews.com—Penangkapan tiga unit alat berat jenis Excavator dilokasi penambangan di Dusun Mapur,Desa Cit,kecamatan Riau Silip .kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung ( Babel )oleh tim Gakumdu Kementrian Kehutanan mendapat perlawanan oleh puluhan warga setempat.Rabu ( 11/7/2018 )siang nkemarin

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kanit operasi Seksi wilayah III Gakum Palembang Sumatera Selatan ( Sumsel ) Samsuarno

Pantauan wartawan dilapangan tidak hanya excavator saja yang berhasil diamankan bahkan satu warga penambang juga ikut diamankan

Padahal dalam penangkapan itu didampingi oleh pihak Kepolisian yakni Polsek Riau Silip

Perlawanan warga terhadap petugas dengan alasan mereka selama ini bekerja telah memberikan kontribusi terhadap Desa setempat

“Selama ini penambang telah banyak memberikan kontribusi kapada pembangunan fasilitas umum di Desa” kata Ardani selaku Kepala Desa Cit kepada wartawan

Ardani mengaku kehadirannya dalam penolakan warga untuk mengantisipasi terjadinya aksi anarkis warga terhadap petugas Gakumdu Kementrian Kehutanan

“Kehadiran saya disini untuk mengantisipasi aksi anarkis warga terhadap petugas sebab selain alat berat yang diamankan petugas ada juga warga penambang yang ikut diamankan” aku Ardani

Lebih jauh diakui oleh Ardani selaku Kades bahwa selama ini tidak pernah mengeluarkan surat ijin sepotongpun untuk menambang diwilayah Hutan Produksi ( HP )  

Sementara itu, Kanit Operasi Seksi wilayah III Gakumdu Palembang Samsuarno. kepada sejumlah Wartawan mengaku bahwa dalam kasus ini pihaknya telah mengamankan satu orang dan saat ini masih dalam pemeriksaan.“Satu orang masih kita lakukan pemeriksaan tetap kita tindaklanjuti serta pengecekan  tentang kerusakan hutan ini sudah sangat parah” kata Samsuarno

Diakui oleh Samsuarno pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan akan mengecek siapa saja yang terlibat dalam penambangan ini sebab ada indikasi keterlibatan pihak anggota atau tidak

Menurut Dia, bahwa lokasi penambangan tersebut merupakan kawasan Hutan Lindung dan pihak nya baru mengetahui lokasi ini. 

"Kita juga baru tau lokasi ini makanya kita juga tidak dapat laporan dari pihak kehutanan,  yang berada di Babel. Kedepan akan kita tindak lagi, yang penting kita sudah tau situasi disini. "tutupnya. ( D2 )

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 BREBES 3 BREBES
beboop BANASPATI PMI brebes