background img
Leaderboard BJB 2018
Proyek Talud Dusun Pala Tidak Masalah

Dari kiri. Kasi Pidsus Kejari Babar dr Agung.kadis PU Suhari.Kabid SDA Hansen dan PPK Simbolon

Proyek Talud Dusun Pala Tidak Masalah

Parit Tiga Habis,sinaroaginews.com-proyek pembangunan talud ( pengaman pantai) Dusun Pala,Desa Teluk Limau,kecamatan Parit Tiga Jebus,kabupaten Bangka Barat ( Babar) hingga cerita ini dirilis kualitas dan kondisi bangunan tidak bermasalah alias bagus

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas ( Kadis ) Pekerjaan Umum ( PU ) kabupaten Babar Suharli didampingi Hansen selaku Kepala Bidang ( Kabid ) Sumber Daya Air ( SDA ) Hansen dan Kepala Seksi ( Kasih ) Pidana Khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Babar dr Agung Dhedi Dwi Handes usai melakukan pemeriksaan bersama kondisi bangunan talud.Kamis ( 9/8/2018 ) sekitar pukul 10 15 WIB

"pembangunan proyek talud dusun Pala dari hasil pemeriksaan dilapangan bersama tim TP4D dan Pidana Khusus ( Pidsus ) Kejari Babar tidak bermasalah seperti yang diberitakan oleh salah satu media online.Kamis ( 9/8/2018) kemarin

Dalam pemberitaan itu seakan akan proyek yang dibangun tahun lalu ( 2017 ) rusak berat serta menampilkan foto kondisi talud yang rusak berat,pemberitaan itu kami anggap pemberitaan sepihak dan tidak benar

"Pemberitaan itu adalah pemberitaan sepihak,bangunan struktur dari talud ini tidak ada yang rusak"tegas Suharli

Hal senada juga dikatakan Kasi Pidsus Kejari Babar dr Agung Dhedi Dwi Handes bahwa disini ( Dusun Pala - red ) proyek pembangunan talud dari mulai proyek tahun 2013,2014 dan 2017 setelah kita lakukan pemeriksaan bersama kondisi bangunan semuanya bagus dan tidak bernasalah

"Kondisi bangunan talud Dusun Pala tidak bermasalah semua bagus" kata dr Agung

Menurut Agung dari hasil pemeriksaan kita dilapangan meskipun ada ditemukan kerusakan pada dinding talud namun itu pekerjaan proyek tahun 2013,itupun kerusakan tidak terlalu parah

"Ada kita temukan bangunan yang rusak namun itu proyek yang dikerjakan pada tahun 2013"papar Agung

Sementara Juma ( 33) warga setempat mengatakan talud disini tidak ada yang rusak hanya saja bangunan talud kurang tinggi sehingga ketika air laut pasang kita masih kena tempias dari hempasan gelombang ketika pasang besar

"Talud disini tidak ada yang rusak hanya talud dibangun kurang tinggi sehingga ketika air laut pasang besar kita masih kena tempiasan"kata Juma

Hal yang sama juga dikatakan Mandi ( 60 ) tidak ada talud yang rusak disini hanya bangunan talud kurang tinggi sebab ketika air laut pasang disertai gelombang besar karena talud kurang tinggi maka dari hempasan gelombang itu kita masih kena tempiasannya

"Bangunan talud ini kurang tinggi sehingga kalau pasang air laut dan gelombang besar kita yang bertempat tinggal disini masih terkenal tempias"kata Nandi

Kami berharap kepada pemerintah untuk kembali membangun talud yang lebih tinggi dari yang ada saat ini "semoga tahun depan ( 2019) pembangunan talud dilanjutkan dengan bangunan lebih tinggi

Dilain tempat Kepala Desa Teluk Limau Haidir mengaku dengan dibangunnya talud dampak positif kepada warga disekitar talud selain menahan abrasi pantai warga rumah warga aman dari terjangan gelombang air laut ketika pasang besar

"Alhamdulillah sejak dibangunnya talud rumah warga di pesisir pantai tidak lagi terkenal hempasan gelombang air laut"kata Haidir melalui sambungan telpon.Kamis ( 9/8/2018)

Jarnas selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) lintas Bangka Barat mengaku pihaknya selalu mengawal pembangunan di Pemkab Babar khususnya di kecamatan Parit Tiga untuk arah pembangunan yang lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat termasuk mengawasi pembangunan talud

"Kami selaku kontrol sosial wajib mengawasi pembangunan pemerintah yang dibangun di Babar khususnya di Kecamatan Parit Tiga tentunya dari hasil pengawasan kami agar kualitas pembangunan berkualitas termasuk pemvangunan talud" kata Jarnas

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng