background img
Leaderboard BJB 2018
Kasatker SNVT PJSA Babel Abdurroni & Mulyanto Resmi Di Eksekusi Ke Penjara Oleh Jaksa

Abdurroni tersenyum ketika memakai rompi tahanan dari Kejaksaan

Kasatker SNVT PJSA Babel Abdurroni & Mulyanto Resmi Di Eksekusi Ke Penjara Oleh Jaksa

Sungailiat,Bangka,sinarpaginews.com – Ir. Abdurroni kepala SNVT PJSA Sumatera VIII Bangka Belitung (Satuan kerja Non Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Sumber Air) dan Mulyanto Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) air baku resmi dieksekusi Jaksa dan ditahan di Lapas Tua Tunu Pangkalpinang. Kamis ( 6/12/2018 ) 

Penahanan keduanya,terkait pekerjaan Intake dan rehabilitasi pipa Merawang,di kabupaten Bangka,Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) senilai Rp 4.7 milyar dengan sumber dana dari APBN tahun anggaran 2016

Dalam perkara ini,pihak penyidik Pidana Khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) telah menetapkan 4 orang tersangka masing – masing Abdurroni,Mulyanto,Direktur PT Rian Makmur Jaya M Rifani alias Pepen dan Yudaswara alias Aloy selaku pelaksana

Sementara direktur utama PT Rian Makmur Jaya M Riffani alias Pepen dan Yudaswara alias Aloy terlebih dahulu dilakukan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) oleh pihak penyidik Pidsus Kejati Babel.Senin ( 22/10/²018 ) sore

Sedangkan penahanan terhadap Abdurroni dan Mulyanto di benarkan oleh Kajari Bangka R Jefri Huwae melalui Kasi Intel Andre,selain itu Andre juga mengaku kedua tersangka itu sudah tahap II di Kejari Bangka

“Ya, Abdurroni dan Mulyanto tahap II yakni penuntutan,dan sudah kita lakukan penahanan kemarin sore.Kamis ( 6/12/2018 ) langsung kita titipkan di Lapas” ujar Andre melalui sambungan telpon.Jumat ( 7/12/2018 )

Di singgung mengenai ada perbedaan penahanan,Andre menjawab penahanan yang sebelumnya dilakukan oleh penyidik Kejati Babel terhadap ( Rifani alias Pepen dan Yudaswara alias Aloy -- red ) itu adalah dalam rangka penyidikan sedangkan Abdurroni dan Mulyanto itu sudah tahap penuntutan yakni tahap II

Dijelaskanya Kejati tidak mempunyai register atau P16 A penuntut sehingga penuntutan diserahkan kepada wilayah yang berwenang tidak hanya kasus korupsi akan tetapi kasus kasus Pidana Umum ( Pidum ) juga sama

“Penahanan yang dilakukan oleh pihak Pidsus Kejati Babel itu,dua orang tersangka masih dalam rangka penyidikan namun kemarin juga Riffani alias Pepen dan Yudaswara aluas Aloy juga sudah tahap II penyerahan di Kejari Bangka”jelas Andre

Kemarin lanjut Andre semua tersangka proyek intake dan rehab pipa Merawang sudah tahap II dan dilimpahkan ke Kejari Bangka “Semua tersangka sudah tahap Ii dan siap terhadap penuntutan” papar Andre

Senada dengan Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Bangka Belitung ( Babel ) H Aditia Warman bahwa penahanan yang sebelumnya adalah dalam rangka masih penyidikan nanti juga setelah penyidikan akan dilakukan tahap duanya sesuai dengan lokus perkara

“Dua orang tersangka yang lebih dulu ditahan oleh penyidik Pidsus Kejati, kalau sudah selesai penyidikan akan dilimpahkan tahap II nya ke Kejari Bangka” kata mantan Direktur I pada Jaksa Muda Intelijen Kejagung RI

Tentang penempatan penahanan itu dimana saja bisa kita lakukan, selain itu, kita bekerja sesuai dengan Undang – undang, dan kami bekerja tidak akan keluar dari rel yang sudah ada

“Lakukan penahanan dimana saja busa kita lakukan sesuai dengan undang undang yang ada” papar H.Aditia selaku orang nomor satu di Kejati Babel

.

Disinggung mengenai ada intervensi apa tidak terhadap perkara tersebut, Aditya yakinkan bahwa pihaknya tidak mendapat intervensi dari mana pun “Bekerja sesuai dengan SOP, tidak ada intervensi dari mana pun” tegas Kajati

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
beboop BANASPATI PMI brebes
Pengumuman KPU Kota Malang amanah umah iklan motor Jamsostek nebeng