background img
bank bjb
Akibat Renovasi Rumah Layak Huni Tidak Selesai, Zaini Terpaksa Tidur Di - Dapur

Inilah rumah Zaini ( 63 ) warga kampung Sawah,kelurahan Parit Lalang, kota Pangkalpinang tanpa atap dan jendela, hasil renovasi rumah layak huni.foto diambil Jumat ( 4/1/2019)

Akibat Renovasi Rumah Layak Huni Tidak Selesai, Zaini Terpaksa Tidur Di - Dapur

Pangkalpinang,Bangka Belitung,sinarpaginews.com – Akibat aktivitas renovasi rumah tidak layak huni tidak selesai, maka Zaini ( 63 ) warga kampung Sawah,kelurahan Parit Lalang,kecamatan Rangkui terpaksa tidur di dapur

Tidak hanya itu ketika turun hujan dalam rumah tergenang air begitu pun sebaliknya,kondisi itu dialamai oleh Zaini sekitar satu minggu ini,disebabkan proyek program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. ( Babel ) tahun lalu ( 2018 ) sudah dinyatakan selesai namun berbeda dengan dilapangan.Jumat ( 4/1/2019 ) kemarin

“Sebelum di kerjakan renovasi rumah oleh pemborong,rumah saya berdinding papan tapi tidak kehujanan dan kepanasan,sekarang setelah direnovasi saya tidur di dapur,ketika hujan turun rumah basah dan ketika panas saya kepanasan karena rumah tidak ada atap” kata Zaini kepada wartawan.Jumat ( 4/1/2019 ) kemarin

Dia berterimakasih kepada pemerintah khususnya pemerintah kota Pangkalpinang yang telah merenovasi rumahnya tetapi dampak dari renovasi itu tidak selesai, kondisi rumah malah semangkin parah

“Saya gak tau, pekerjaan renovasi rumah saya ini sudah selesai seperti ini atau memang akan dilanjutkan lagi renovasinya”ujar Zaini sedih

Coba bapak wartawan liat sendiri lanjut Zaini, sebelum direnovasi rumah saya mempunyai atap pintu dan jendela walaupun dindingnya papan saya tidak kehujanan maupun kepanasan ,tetapi saat ini,meskipun dinding beton tapi tidak beratap,pintu dan jendela,saat ini saya terpaksa tidur dan berteduh di dapur

Padahal menurut Zaini sebelum merenovasi pihak pemborong sudah mengambil foto rumahnya dan sudah diukur dengan ketinggian 2.40 Cm,lebar 6 meter dan panjang 7 meter,entah mengapa begitu pelaksanaan oleh pemborong RAB nya berubah dan akibatnya seperti ini terbengkalai

Ditempat yang sama Ristianti ( 46 ) putri dari pak Zaini, mengaku melihat dari RAB pemborong bahwa rumah berukuran 4 x 6, terdiri dari 1 kamar tidur, dengan lantai keramik dan untuk atap tetap menggunakan atap yang lama “RAB renovasi rumah ini menelan anggaran kurang lebih Rp 31 juta” ujar Ristianti

Dibanding, lanjut Ristianti, dengan program kotaku, seperti rumah depan ini, cukup dengan anggaran Rp 28 juta sudah lebih bagus dan permanen “contoh rumah depan ini, melalui program anggaran kotaku hanya Rp 28 juta sudah bagus” kata Ristianti

Ditempat terpisah kepala dinas Perumahan dan Pemukiman kota Pangkalpinang Mi Go mengelak bahwa pekerjaan renovasi rumah tidak layak huni tidak selesai,kalaupun saat ini ada yang belum selesai itu permintaan dari pemilik rumah

“Pihak pelaksana mengerjakan renovasi rumah ataupun bangun baru sesuai dengan RAB” ujar Mi Go diruang kerjanya didampingi ikeh Kabid Perumahan Suharto,Jumat siang ( 4/1/2019 ) kemarin

Menurut Mi Go,kalau tidak ada dalam RAB,sementara ada permintaan pemilik rumah tidak sesuai dengan RAB maka pemilik rumah bisa dengan biaya sendiri, terkadang kalau permintaan Cuma sedikit pelaksana bisa mengakomodir permintaan pemilik rumah

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS