background img
bank bjb
Tak Bayar Upah Nyawa Mbah Surip Dihabisi Ambo

Pelaku saat diginiin oleh tim Opsnal Polsek Belinyu Polres Bangka

Tak Bayar Upah Nyawa Mbah Surip Dihabisi Ambo

Belinyu,Sinarpaginews.com – Suripto alias mbah Surip (61) meregang nyawa ditangan Ambo Adi alias Andi karena selama dua bulan upah bekerja tidak di bayar.Selasa (29/1) sekitar pukul 05 pagi, pembunuhan mbah Surip membuat geger warga setempat 

Mbah Surip warga pendatang asal dari Lampung menetap di Parit 19 Desa Gunung Pelawan kecamatan Belinyu kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, setelah dibunuh mayatnya di masukan kedalam sumur

Ambo Adi terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas di kaki kanannya saat hendak dibekuk oleh Tim Opsnal yang di pimpin Kapolsek Belinyu AKP Faysal Fatsye, Kanit Reskrim Ipda Teguh dan Kanit Intel Aipda Ademi

Kepada awak media, Andi mengaku kesal, karena gaji dirinya berkerja bangunan dengan korban tidak dibayar selama dua bulan, meskipun dirinya sudah berusaha berulang kali meminta kepada korban namun tidak pernah digubris oleh korban ( mbah Surip – red )

Merasa kesal dan di permainkan korban, pelaku pun mendatangi korban yang saat itu sedang terlelap tidur. Tidak memakan waktu lama, pelaku pun langsung menghabisi nyawa korban menggunakan kayu memukul korban pada bagian samping kepala korban.

"Saya kesal, selama saya minta, hak saya tidak perna dikasih, padahal saya sudah diamkan selama dua bulan, karena banyak janji dan saya membutuhkan uang untuk biaya hidup sehari hari,"kata Ambo

Diakuinya, bahwa sebelum Ia menghabisi nyawa korban. Dirinya sempat sholat subuh. Ia pun mengku sempat kewalahan ketika mengangkat dan membuang jasad korban kedalam sumur yang berjarak tiga meter dari lokasi pertama Ia esekusi.

"Ngos-ngosan bawa jasad korban kesumur soalnya korban badanya besar. Kalau menyesal pasti ada cuma mau buat apa lagi sudah terjadi soalnya saya sakit hati dengan korban,"ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bangka M. Shopian saat di konformasi, Sinarpaginews.com, Selasa (29/01/2019) Diruang Kerjanya mengatakan kronologisnya, Sekira pukul 04.30 wib berawal dari tetangga korban Tasmin mendengar suara gaduh dari arah rumah korban, saksi memanggil dari halaman, kemudian dijawab seorang laki-laki " Mbah Surip lagi tidur, kemudian saksi balik kerumah untuk mengganti baju.

Setelah itu saksi menghampiri rumah korban, namun dari kejauhan saksi melihat seorang laki-laki berlari ke belakang rumah korban, saksi kemudian berteriak minta tolong dan tidak lama kemudian tetangga saksi dan Pak RT tiba di depan rumah korban an selanjutnya saksi bersama dengan Pak RT masuk ke rumah korban melalui pintu depan dan melihat di ruang tengah terdapat bercak darah di dinding dan lantai rumah korban.

Saksi kemudian menyusuri arah bercak darah sampai kebelakang rumah korban dan putus di sumur belakang rumah korban, selanjutnya saksi dak pak RT menyinari dalam sumur dan ditemukan air sudah berwarna merah, melihat hal tersebut kemudian pak RT langsung menghubungi personil polsek Belinyu.selanjutnya sekira pukul 07.00 wib piket polsek Belinyu mendatangi TKP.

"Penangkapan Sekira pukul 11.45 WIB salah satu seorang warga hendak pulang ke rumah, diperjalanan di hampiri oleh seorang laki-laki diduga pelaku minta untuk diantar, merasa curiga, kemudian seorang warga tersebut menelpon kanit intel Polsek Belinyu yang masih berada di tkp. mendapati info tersebut anggota polsek Belinyu bersama dengan warga melakukan pengejaran terhadap orang yang dicurigai sebagai pelaku tersebut, sekira pukul 12.05 wib diduga pelaku berhasil diamankan selanjutnya pelaku langsung di bawa ke MapolseK Belinyu dan selanjutnya masih dalam proses pemeriksaan."pungkasnya.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 Brebes 4