background img
bank bjb
Akibat Konflik Lahan  Desa Mendo Terancam Potensi Konflik Horizontal

Foto Satelit tentang Kanan Di Desa Mendo,kecamatan Petaling,kabupaten Bangka,Provinsi Bangka Belitung

Akibat Konflik Lahan Desa Mendo Terancam Potensi Konflik Horizontal

Mendo Barat,sinarpaginews.com -- Sengketa lahan kembali terjadi. Mirisnya disaat Presiden lakukan sertifikasi lahan secara gratis. Yang seharusnya meringankan beban warga, namun faktanya di berbagai daerah muncul kasus-kasus susulan perihal penyerobotan lahan. 

Di desa Mendo  kecamatan Mendo Barat kabupaten Bangka Induk, P4ovinsi Bangka Belitung ( Babel )menurut informasi yang masuk ke redaksi, juga terjadi dugaan pemalsuan dokumen dan penyerobotan tanah. Hal ini menurut informasi dilakukan secara terorganisir dan melibatkan mafia tanah yang kerap dipanggil penduduk setempat dengan sebutan ‘makelar’

“Iya modusnya mereka memang mengumpulkan E-KTP warga kemudian setelah dirasa cukup maka mereka secara sepihak langsung melakukan proses jual beli di tempat tanpa diketahui oleh perangkat desa,” kata salah satu Kadus desa Mendo, saat diwawancara via sambungan ponsel, Minggu sore (10/02)

Ia menambahkan, bahwa kejadian ini merupakan satu rangkaian. Setelah terjadi sebelumnya di desa Petaling Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka, di tahun 2017 yang lalu. 

“Iya orangnya sama pak, boss Ab asal desa Rebo. Lahan yang bersengketa terletak di perbatasan desa Mendo dengan desa Rukam dan desa Mendo dengan desa Petaling. Kalau untuk luasnya lebih kurang ada sekitar 200-an hektar lahan yang sudah pindah tangan secara sepihak. Karena perangkat desa seperti Kades, Sekdes, BPD dan para Kadus setempat tidak dilibatkan sama sekali, mereka hanya menggunakan para makelar saja,” ungkapnya lagi. 

Keterangan ini juga ditambahkan oleh salah seorang warga lainnya, sebut saja pak M. Ia mengisahkan pihaknya sebagai warga desa sudah sangat jengah dengan kelakuan para makelar tanah. Yang dianggapnya telah memprovokasi warga setempat. 

“Dengan iming-iming uang tunai atau cash langsung di tempat, mereka pengaruhi warga sekitar untuk dikumpulkan E-KTP dan tanda tangan sebagai tanda persetujuan lahan kosong di perbatasan desa pindah tangan,”kata dia. 

Ia juga berpesan pada awak media, agar berhati-hati dalam memuat berita terkait penyerobotan lahan tersebut. Sebab, ia menyebutkan bahwa boss ini diduga punya beking sangat kuat. Dan sudah sering terlontar ucapan bahwa ‘soal surat semuanya bisa diatur’

“Iya hati-hati pak, ini orang kuat katanya. Bahkan saya dapat info dia dibekingi bintang tiga dari salah satu institusi keamanan. Jangan lengah ya pak,” ujarnya hati-hati. (Lukman Hakim )

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
PMI gratisa BANASPATI amanah umah thomson radio
Pengumuman KPU Kota Malang BUS JAKEL HOLYDAY MINICON1 IKLAN SALES MOTOR