background img
bank bjb
Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti amankan 185 ikat rotan Ilegal

Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti amankan 185 ikat rotan Ilegal

Kubu Raya, Senin (25/2/19) - Belum genap satu minggu Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti berhasil mengamankan 185 ikat rotan ilegal, yang direncanakan akan diselundupkan ke Malaysia. Hal ini dikatakan Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos di Kantor Pendam XII/Tpr.

Dikatakan Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos berdasarkan laporan dari Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto bahwa penggagalan penyelundupan rotan tersebut bermula dari adanya perintah untuk melaksanakan patroli dari Dan SSK II Lettu Inf Oki Abri Maestro kepada Danpos KM 28 Sertu Kurniawan, pada hari Sabtu kemarin. Pada saat melaksanakan patroli anggota Pos KM 28 menemukan sesuatu yang mencurigakan di blok 31 Desa Semunying Jaya, berupa tumpukan yang tinggi dan ditutupi oleh terpal.

Setelah dilakukan pengecekan di temukan bahwa tumpukan di dalam terpal tersebut adalah Rotan dari hasil pengembangan di lokasi diketahui rotan tersebut milik Bapak Siregar yang dititipkan di depan rumah Bapak Agus warga Ds. Semunying, jelas Kapendam XII/Tpr.

Barang bukti rotan tersebut dibawa dari wilayah Kalimantan Tengah, yang rencananya akan diselundupkan ke Malaysia," ujar Kapendam XII/Tpr.

Lanjutnya, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak bea cukai rotan tersebut diketahui sebanyak 6 truk dengan berat kurang lebih 20 ton. Saat ini barang bukti Rotan telah diamankan di gudang PLBN Aruk.

Atas upaya penyelundupan ini, negara mengalami kerugian kurang lebih 1 Milyar dari hasil Rotan ilegal ini, ujar Kapendam XII/Tpr.

Selain berhasil menggagalkan penyelundupan rotan, Satgas Pamtas Yonif 643/WNS pada hari Minggu kemarin juga berhasil menggagalkan calon TKI Ilegal yang akan masuk ke Malaysia melewati jalur tikus atau jalur tidak resmi, kata Kapendam XII/Tpr.

"Sebanyak 6 TKI Ilegal berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS di perlintasan Pos Balai Karangan, yang diketahui mereka berasal dari Banten dan Indramayu," terang Kapendam XII/Tpr.

Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos atas nama Kodam XII/Tpr sangat mengapresiasi atas keberhasilan Satgas Pamtas dalam mencegah kegiatan ilegal di wilayah perbatasan.

"Kita semua berharap agar prestasi tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi serta diikuti oleh Satgas Pamtas yang lain," pungkasnya

Berita Lainnya
IKLAN BREBES 4 BREBES 5 square 3 iklan madan caleg
PMI gratisa BANASPATI amanah umah thomson radio
Pengumuman KPU Kota Malang BUS JAKEL HOLYDAY MINICON1 IKLAN SALES MOTOR