background img
bank bjb
Nahkoda dan Motoris Kapal Tradisional Terima Sertifikat SKK 60 Mil

Nahkoda dan Motoris Kapal Tradisional Terima Sertifikat SKK 60 Mil

INDRAMAYU – Sebanyak 136 nahkoda dan motoris kapal tradisional Indramayu terima sertifikat pelatihan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil. Pemberian sertifikat tersebut langsung diserahkan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) kelas III Indramayu. Jusmin, yang disaksikan Ketua Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra Indramayu, Darto. Ketua Yayasan Mina Sumitra, H. Robani, di aula KPL setempat, Kamis (28/3/2019).

Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan SKK 60 Mil bagi nelayan tradisional se-kabupaten Indramayu ini sebelumnya telah dilaksanakan di gedung SMK Mitra Maritim Karangsong Indramayu dari tanggal 9 Jan s.d 30 Jan 2019 yang dibagi menjadi 4 angkatan. Kegiatan dibuka oleh kepala kantor unit penyelenggara pelabuhan (KUPP) Kelas III Indramayu, Jusmin, MM,M.Mar.E.

Pendidikan dan pelatihan ini diadakan dan diberikan secara gratis oleh kementerian perhubungan melalui KUPP Indramayu. Tujuan di adakannya pendidikan dan pelatihan serta Sertifikasi SKK 60 mil itu sendiri, khususnya untuk para operator kapal agar mendapatkan keselamatan pelayaran sehingga dapat mengurangi resiko dalam pelaksanaan kegiatan di laut.

Selain miliki badan yang sehat jasmani dan rohani Para Operator Kapal yang ada di Indramayu khususnya Kapal Penangkap Ikan tidak hanya memiliki keahlian alami. namun juga harus di bekali dengan Pendidikan dan Pelatihan khusus. Ke-136 peserta penerima SKK 60 mil ini terdiri dari 47 Nahkoda dan 89  Motoris Kapal Tradisional Indramayu.

” Menjadi salah satu syarat utama sebagai operator atau awak kapal harus memiliki keahlian, selain itu mereka juga dibekali pendidikan dan pelatihan khusus, dengan dibuktikan adanya sertifikat Kepelautan ini,”tegas Jusmin.

Pada kesempatannya, Darto, ketua koperasi perikanan laut (KPL) Mina Sumitra Indramayu menuturkan, setiap kapal yang akan berlayar sepatutnya harus diawaki dengan awak kapal yang cukup dan cakap untuk melakukan tugasnya diatas kapal yang memiliki keahlian,kemampuan dan terampil.

“Kami sangat apresiasi atas diadakannya program SKK 60 mil ini, tentunya sangat berguna  untuk menjamin keselamatan pelayaran sebagai penunjang kelancaran lalulintas kapal di laut, khususnya kapal nelayan.”Jelasnya.

Sebagai operator atau awak kapal memang harus memiliki keahlian, dibekali pendidikan dan pelatihan khusus, seperti apa yang dilakukan kementrian perhubungan melalui KUPP III Indramayu terhadap para awak kapal nelayan tradisional di kabupeten Indramayu ini.

“Pendidikan dan pelatihan yang diadakan kementrian perhubungan melalui KUPP Indramayu ini. tentunya sangat bermanfaat khususnya untuk para operator kapal agar mendapatkan keselamatan pelayaran sehingga dapat mengurangi resiko dalam pelaksanaan kegiatan laut.”jelasnya.

Sementara, H. Robani Hendra Permana, Ketua Yayasan Mina Sumitr menambahkan. Mengingat legalitas menjadi syarat wajib yang harus dimiliki para nahkoda, oleh karenanya terkait persayaratan melaut, baik Yayasan maupun KPL Mina Sumitra dengan syahbandar selama ini terus berkoordinasi. Dan pihaknya berharap agar kedepan bisa terus mejaga hubungan yang telah terjalin dengan baik tersebut sehingga terkait informasi kelengkapan melautpun dapat terus didapatkan oleh para nelayan Indramayu khususnya di karangsong.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini, baik yayasan maupun KPL Mina Sumitra dengan syahbandar, kita terus saling berkoordinasi. Untuk memenuhi syarat melaut legalitas formilpun harus ditempuh karena ini sebuah aturan negara yang kita tidak bisa melanggarnya, tidak hanya SKK sebetulnya, masih banyak legalitas kapal yang harus kita lengkapi.” tandasnya.

Salah satu nahkoda kapal kursin, Tadi (53), yang menjadi salah satu peserta dan telah mendapatkan sertifikat SKK 60 mil mengaku gembira dan bangga, Pasalnya, dengan memiliki sertifikat itu dirinya akan lebih berhati-hati lagi selama mencari usahanya di laut. "Senang dan bangga sudah mendapatkan ijasah itu. Sebelumnya saya punya ijasah tapi hanya 30 mil." ujarnya. (Har/SPN)***


Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
PMI gratisa Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS