background img
bank bjb
Kabid Bina Marga PUPR Babel : Jalan Raya Koba - Lubuk Besar Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat

Foto diambil 14/04 malam. Jalan Desa Perlang nampak sudah dapat dilalui.

Kabid Bina Marga PUPR Babel : Jalan Raya Koba - Lubuk Besar Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat

Pangkalpinang, sinarpaginews.com -- Proyek Peningkatan Jalan Koba - Lubuk Besar yang titik lokasinya melewati jalan Desa Perlang, sempat diklaim oleh sebagian warga mengganggu aktivitas mereka dalam proses pengerjaan pembangunan box culvert. 

Saat itu, menurut sebagian warga, mereka merasa dengan terputusnya sementara jalan desa Perlang menuju Lubuk Besar, akses jalan warga jadi memutar kearah dalam desa Perlang. Dan memang diketahui dalam kondisi kurang layak dilewati pengendara. 

“Oh soal jalan memutar ke dalam itu? Iya pastinya memang aktivitas warga terganggu. Tapi saat ini jalan yang terputus tersebut sudah dapat dilalui pengendara karena sudah selesai 15 sampai 16 hari yang lalu, jadi sudah bisa dilalui,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pemprov Babel, Yopi di ruangannya, Senin (15/04).

Dalam proses pengerjaan proyek Box Culvert tadi, lanjut Yopi, Ia juga menekankan soal pentingnya pemahaman berbagai pihak. Terutama para tokoh masyarakat, atau pemuda setempat, agar mampu melihat persoalan tadi lebih jernih lagi. Sebelum meramaikan dengan berbagai statement yang kadang bukan untuk konsumsi publik. 

“Jadi begini bang, kita kan kerja bukan mencari apa-apa, tapi lillahi ta’ala. Artinya kita sudah berbuat, ini yang kita kerjakan, kalau ada yang kurang tolong sampaikan pada kami, jangan terus menerus jadi ramai akhirnya tidak produktif. Soal masalah rusaknya jalan, kita sudah koordinasi dengan pihak PUPR kabupaten Bangka Tengah mana jalan yang harus diperbaiki akibat proses pengerjaan proyek tadi. Tapi kan bentuknya tentu penyesuaian mengingat terbatasnya anggaran yang ada,” terang Kabid Bina Marga. 

Masih menurutnya, apa yang sudah dikerjakan pihaknya tentu sudah melalui kajian-kajian yang komprehensif dan menyeluruh. Berapa titik yang mengalami kerusakan, serta titik mana yang harus diprioritaskan. 

“Contohnya, seperti peningkatan jalan Koba - Lubuk Besar tadi sebelum adanya agreement tentu kita sudah menghitung ada berapa titik saluran air atau gorong-gorong yang rusak, berapa titik tang harus diperbaiki dan mana yang harus diprioritaskan oleh kami, kalau di kemudian hari ada kendala sedikit ya menurut saya itu memang biasa terjadi di lapangan, tapi kan sekarang sudah selesai,” tandasnya..... (Lukman Hakim)

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
ASTRA MOTOR COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS