background img
bank bjb
Kementtan Gelar Agri Vaganza 2019, Dorong Generasi Melenial Mengenal Hasil Tani Lokal

Kementtan Gelar Agri Vaganza 2019, Dorong Generasi Melenial Mengenal Hasil Tani Lokal

Jakarta, --  Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan serangkaian acara bertajuk Agrivaganza 2019 sebagai rangkaian kegiatan Hari Krida Pertanian ke-47, dengan mengambil tema SDM dan infrastruktur menuju pertanian berdaya saing, digelar di kantor pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Berbagai rangkaian kegiatan akan dilaksanakan mulai, Kamis hingga Sabtu, tanggal 11- 13 Juli 2019. Salah satunya adalah dengan menggelar bazzar dan diskusi, Marching band, atraksi dan pemberian hadiah untuk para pemenang wring Competation,  sebagai kegiatan sosialisasi kinerja pertanian  menampilkan produk-produk pertanian.

Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, Ph.D, juga menjabat  sebagai Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) RI terus mendorong generasi milenial agar mengenal hasil tani produk lokal yang ditanam dan diternak para petani Indonesia. Salah satunya adalah dengan menggelar bazzar dan diskusi, sebagai bagian dari Agri Vaganza 2019.

Agri Vaganza 2018 merupakan pesta tani yang dibuka selama tiga hari, Pesta ini melibatkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Jabodetabek dan pengusaha muda dari berbagai daerah.

"Kepada mereka, kita mengenalkan caranya merawat hewan kesayangan, cara memilih telur dan daging yang baik, atau tips nutrisi tanaman hidroponik serta cara membuat kopi yang enak," kata Kuntoro Boga Andri di Areal Gedung PIA Kantor Pusat Kementan, Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Selain diskusi dan edukasi, kata  Kuntoro, Agri Vaganza 2018 juga menjual beragam produk asli petani daerah seperti sayur, buah dan komoditas stategis lainya yang masih fresh dan higienis. Semua produk langsung dijelaskan oleh beberapa orang dari gabungan kelompok tani lokal.

"Kita harapkan melalui kegiatan ini ada sebuah gerakan untuk meningkatkan kesejahteraan pertanian kita agar lebih baik lagi. Tentunya dengan melibatkan partisipasi masyarakat," katanya.

Disaat yang bersamaan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Dr Ir Momon Rusmono.MS mengatakan,  hari Krida pertanian adalah hari bersyukur hari menikmati mensyukuri sampai  kinerja pembangunan pertanian yang betul-betul dinikmati oleh para petani tetapi jangan lupa hari Krida pertanian juga hari evaluasi diri capaian capaian kinerja kita sudah baik atau perlu disempurnakan sehingga kedepan dalam melangkah melakukan pembangunan pertanian kita lebih baik lagi karena dalam rangkaian salah satu rangkaian kegiatan hari Krida pertanian adalah Agri Vaganza

Agrivaganza adalah ingin menampilkan pertanian besar pertanian sehingga bisa dicontoh bisa ditiru terutama oleh para generasi milenial sesuai dengan temanya adalah SDM dan infrastruktur menuju pertanian berdaya saing

"Tema yang luar biasa menarik dan hampir 9 orang yang mendapat piagam penghargaan itu semuanya berbicara SDM tapi yang lebih menarik bagi Berbicara masalah generasi milenial sekalian bisa dipungkiri programnya kita mewujudkan kedaulatan pangan mewujudkan kesejahteraan petani mewujudkan lumbung pangan dunia tahun 2045," ujar Momon Rusmono.

Momon Rusmono melanjutkan, "ini memang kuncinya salah satunya yang penting adalah SDM yang lainnya SDM Siapa tadi tantangan-tantangan yang dimunculkan ada kekhawatiran ada kekhawatiran tidak siapnya SDM menghadapi tantangan pembangunan pertanian kedepan harus kita siapkan Bagaimana generasi milenial ke depan justru menjadi petani milenial ke depan," paparnya

"kekurangan atau berkurangnya jumlah petani saya selaku pribadi itu perlu disikapi dengan baik karena kedepan akan lebih berorientasi pada modernisasi pertanian akan lebih banyak memanfaatkan alat dan mesin pertanian yang notabene berakibat pada berkurangnya tenaga sektor pertanian tetapi dibutuhkan generasi milenial yang mempunyai kompetensi yang luar biasa," katanya.

Dikatakan, jumlah boleh berkurang tapi SDM yang profesional SDM nya siap menghadapi tantangan Global ini yang perlu disiapkan oleh karena itu salah satu tema dan juga Insya Allah program Kementerian Pertanian ini salah satunya adalah bagaimana tidak hanya badan penyuluhan dan pertanian Tapi semua komponen semua satu bersama-sama untuk mewujudkan SDM yang berbasis generasi milenial yang berbasis perkembangan teknologi pertanian sehingga dapat mendukung program-program pertanian.

"jadi saya kembali lagi temanya SDM dan infrastruktur infrastruktur juga sesuai dengan arahan bapak Presiden Republik Indonesia tahun 2019 sampai 2024, tetap infrastruktur di depan kan tapi SDM juga menjadi Tema utama pembangunan ekonomi termasuk didalamnya pembangunan pertanian, sekalian kegiatan ini akan dilaksanakan di gedung pusat informasi mulai tanggal 11 sampai 13 Juli 2019," papar Momon Rusmono

kegiatan akhir Vaganza ini merupakan salah satu kegiatan sosialisasi kinerja pertanian tidak hanya nanti menampilkan produk-produk pertanian tapi saya harapkan juga hal-hal lain yang terkait dengan pembangunan pertanian Jadi Bapak Ibu sekalian rangkaian acara kegiatan nyata lain Belajar tangan lokal bersama petani yang akan dilaksanakan besok publikasi kinerja pertanian Kementerian Pertanian berupa bidang pertanian kemudian pameran pertanian unggulan dari lembaga pemerintah maupun swasta dengan ekspor unggulan dan peluang bisnis yang menghadirkan tahap dan juga usaha Rintisan pertanian menuju industri four point Zero ada kegiatan pelatihan Urban farming pertemuan wirausaha muda bidang pertanian lomba-lomba

"Kami berharapa Agrivaganza 2019 kali ini juga sebagai momentum untuk dapat mengeplementasikan, pertanian yang lebih dari 4.0, Dan lebih mendekatkan diri pada penggunaan hasil pangan inimerupakan salah satu strategi komunikasi dari kementerian perranian untuk lebih mendekatkan kepada stekholder," jelasnya.

Selain acara bincang bisnis dan sharing session, setelah rehat dan shalat Jumat akan disajikan beberapa sesi edukasi untuk masyarakat, antara lain Cara Merawat Hewan Kesayangan oleh Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) sebagai pembuka sesi edukasi di ruang rapat basement gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA). Dan beberapa sesi edukasi lain yaitu Membuat Kopi yang Enak oleh Ditjen Perkebunan (Ditjetbun), Cara Memilih Telur dan Daging yang Baik oleh PKH, Nutrisi Tanaman dan Hidroponik Dasar oleh PT Meroke, yang digelar di beberapa panggung secara terpisah,

Rangkaian acara Agri Vaganza 2019 akan dilanjutkan hari Sabtu, 13 Juli 2019, di tempat yang sama. Acara Sabtu pagi akan dibuka dengan Bincang Santai Buah Lokal Sehat oleh Ditjen Hortikultura. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sesi edukasi yang merupakan serial sesi edukasi di hari pertama, ditambah sesi lain, Belajar Urban Farming oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta.

Berita Lainnya
hari Jadi tegal Hari Jadi tegal Hari Jadi tegal BJB IKLAN
sinar pagi news h idulfitri Hari Jadi Tegal Hari jadi Tegal 5 KAPOLRI RAMADAN
IKLAN SALES MOTOR Radio thomson tegal Kejari babel iklan colombus 2
purwakarta kab COLUMBUS MINICON1 TRAVEL BESS