background img
bank bjb
Tim Penyidik Kejari Pangkalpinang Segera Umumkan Tersangka SPPD

Kasi Intel Kejari Pangkalpinang Ryan Sumartha

Tim Penyidik Kejari Pangkalpinang Segera Umumkan Tersangka SPPD

Pangkalpinang,Bangka Belitung, sinarpaginews.com – Sejumlah 13 orang mantan anggota DPRD Pangkalpinang periode 2014 – 2019 semangkin ‘gelisah' pasalnya pihak tim penyidik Pidana khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Pangkalpinang,Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) akan segera mengumumkan para tersangka. 

“Selasa pekan depan, kita akan pres release terkait pengumuman tersangka SPOD fiktif DPRD kota Pangkalpinang” kata RM Priyo Agung,Kamis ( 31/10/2019 ) sinag di gedung Kejari Pangkalpinang.

RM Priyo Agung didampingi Kasi Intel Ryan Sumartha memastikan bahwa,perkara SPPD DPRD Pangkalpinang tetap berproses dan hari Selasa siang pada minggu pertama di bulan November, tersangka SPPD akan segera kita umumkan kepada rekan- rekan media.

“Sabar, tunggu hari Selasa ( 5/11/2019 ) siang tersangka SPPD Fiktif akan segera kita sampaikan kepada rekan- rekan media” ujar Kajari Pangkalpinang ketika didesak wartawan siapa – siapa saja calon tersangka itu.

Diketahui sebelumnya 13 anggota DPRD kota Pangkalpinang terlibat dalam perkara SPPD fiktif Komisi I, II, dan III sedangkan modus yang digunakan adalah dua modus yakni modus pertama anggota dewan tidak berangkat tetapi biayanya dicairkan, dan yang kedua berangkat tetapi tidak tahu tujuannya ke mana

Kasus SPPD fiktif mulai mencuat pada Februari 2017 lalu dengan menyeret 13 nama anggota DPRD Pangkal Pinang. Pembayaran uang dinas tetap dilakukan meskipun anggota dewan tidak hadir dalam kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Seluruh anggota dewan telah mengembalikan uang yang mereka terima dengan status sebagai saksi.

Berikut nama – nama saksi dalam persidangan kasus SPPD fiktif dengan terdakwa bendahara DPRD Budik Wahyudi pada Pengdilan Tipikor, Latif Pribadi Sekwan ( Pengguna Anggaran ) Rizky Raka Siwi ( notulis ) dari DPRD, Satria Mardika ( Hanura), Zaki Yamani ( Demokrat ) Zainuri ( Golkar ),Rano ( Demokrat ),Achmad Subari ( Gerindra ) Michael Pratama ( Gerindra ),Amir Rahman ( Hanura ) Djubaidah ( Gerindra ),Marsyahbana ( Gerindra ),Sadiri ( PPP ),Murti Murdiana ( Golkar ),Yahya Muhammad ( alm ) Azmi Hidayat ( alm ) Jumdiyanto ( PKB ) .

Kasus SPPD fiktif mulai mencuat pada Februari 2017 lalu dengan menyeret 13 nama anggota DPRD Pangkalpinang. Pembayaran uang dinas tetap dilakukan meskipun anggota dewan tidak hadir dalam kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Seluruh anggota dewan telah mengembalikan uang yang mereka terima dengan status sebagai saksi.

Agenda kerja yang tidak dihadiri 13 anggota dewan itu seperti kunjungan ke DPRD DKI terkait penanganan banjir, kunjungan ke Kemenpora RI , dan kunjungan ke Dinas Kesehatan Sumatera Selatan.

Berita Lainnya
purwakarta kab COLUMBUS bess travel Brebes 4