background img
bank bjb
Kabid PU Bangka Sebut Wartawan Tukang Rusuh

Ilustrasi net

Kabid PU Bangka Sebut Wartawan Tukang Rusuh

Sungailiat,Bangka,sinarpaginews.com – Kepala Bidang ( Kabid ) Bina Marga pada Dinas PUPRHUB,Pemkab Bangka Panca Pujayadi, menyebut Dedy salah seorang wartawan media online adalah tukang rusuh 

Kata – kata yang tidak mengenakan dan tak pantas diucap kan, hal itu terjadi ketika Panca hendak dikonfirmasi Dedy terkait dengan pekerjaan proyek jembatan yang saat ini sedang dikerjakan oleh kontraktor pada bidang bina marga

"Awalnya kita ( Sejumlah awak media - red ) berada di Polres Bangka, nah saat itu kita bertemu Kabid Bina Marga yakni Panca Pujayadi, ketika kita hendak mendekat mau konfirmasi terkait salah satu proyek pekerjaan jembatan, beliau ( Panca Pujayadi - red) langsung melontarkan ucapan wartawan tukang rusuh, lalu bertolak pergi," Ungkap Dedi ," Senin (25/11) Sore di Sungailiat

Menurut Dedy,kata-kata itu ( wartawan tukang rusuh – red ) tak pantas diucapkan oleh Panca yang notabene Panca adalah seorang pejabat tehnis yang bisa memberikan jawaban terhadap pekerjaan proyek jembatan itu,jujur mendengar ucapan itu saya profesi sebagai wartawan sangat tersinggung dengan tudingan tersebut

“Dengan ucapan itu, saya sangat tersinggung atas respon yang kurang menyenangkan dari seorang kabid bina marga itu, tujuan saya konfirmasi untuk mencari kebenaran informasi terkait pekerjaan proyek jembatan agar tidak timbul fitnah," Pungkasnya

Dikonfirmasi terpisah Kabid Bina Marga, Panca Pujayadi membenarkan bahwa dirinya ketika sedang di Polres Bangka ditemui Dedy dan konfirmasi terkait pekerjaan proyek jembatan

"Tadi saat di Polres Bangka, Dedi mengkonfirmasi soal pekerjaan proyek jembatan di Desa Bantam, Kecamatan Belinyu sambil dirinya ( Dedi -red) menunjukkan foto salah satu bagian pekerjaan yakni pemasangan talut, saya bilang proyek itu belum selesai," Jelas Panca Pujayadi, Senin ( 25/11) Sore bertempat diruang kerjanya

Disinggung tentang apakah benar ada ucapan yang dilontar kepada Dedi, bahwa wartawan itu tukang rusuh, Panca beralasan kalau kata kata itu diucapkan dirinya sedang pusing

"Saat itu saya lagi pusing, ya manusiawi lah hingga ada lontaran kata yang kurang berkenan, namun konfirmasi Dedi mengenai pemasangan talut sudah saya jawab, maksud saya jika proyek jembatan itu masih tahap pekerjaan, apa yang mau dikonfirmasi? beda ceritanya kalau pekerjaan sudah selesai talut yang dimaksud roboh nah boleh konfirmasi lebih lanjut," Jawab Panca Pujayadi

Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor