background img
bank bjb
Pemkab Garut Gelar Apel Kesiapsiagaan Penaggulangan Bencana Alam

Pemkab Garut Gelar Apel Kesiapsiagaan Penaggulangan Bencana Alam

GARUT, -- Pemerintah kabupaten Garut menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor tahun 2020, di lapangan Otista Alun-alun Garut, Rabu (15/1/2020).

Apel Siaga bencana dipimpin langsung oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan, didampingi Dandim 0611 Garut Letkol Inf Erwin Agung TWA, dan Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansah.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Garut H. Helmi Budiman, Ketua DPRD Garut Hj Euis Ida Wartiah, Dandenpom III/2 Garut Letkol CPM Yulius Amra, jajaran TNI dari Yon 303, 301 dan Kodim, Polres Garut, Basarnas, BPBD, Polhut, Tagana, Saka Bhayangkara, Dinas Perhubungan, Dinas Damkar, Mitra Polri, Ormas PP, FKPPI, KBPP dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Garut mengatakan, selaku pimpinan daerah dirinya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini sebagai bagian peningkatan kapasitas masyarakat.

”Setidaknya kita menunjukan jati diri kita dalam upaya pengurangan resiko bencana yang bermuara terhadap hak hidup masyarakat di kabupaten Garut khususnya,” kata Bupati Garut.

Rudy juga menjelaskan, untuk kebutuhan-kebutuhannya semuanya sudah dirinci, TNI-Polri Profesional ditambah Basarnas juga BPBD, bagaimana melakukan langkah-langkah penyelamatan jiwa ini menjadi yang utama.

“Untuk anggaran tanggap darurat di Dinas-dinas sudah ada. Seperti tersedia 100 ton beras juga susu untuk bayi dan sebagainya, ini juga bantuan dari beberapa perbankan dan para agnia,” ujarnya.

Bupati mengingatkan kembali pentingnya kesiapsiagaan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana mengingat wilayah kabupaten Garut mempunyai 13 titik potensi rawan bencana alam diantaranya banjir dan tanah longsor.

”Tentunya kita tidak berharap dan berdoa agar tahun 2020 dan tahun–tahun berikutnya kabupaten Garut dijauhkan dari segala bencana alam, Aamiin,” tuturnya.

Namun apabila terjadi lanjutnya, kita sudah siap secara dini menyiapkan langkah–langkah antisipasi secara terpadu. Bencana alam tidak dapat di cegah, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang kemungkinan terjadi akibat bencana tersebut ataubyang biasa disebut Mitigasi bencana.

”Oleh karena itu apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor tahun 2020 adalah salah satu upaya pengurangan resiko bencana dengan subyeknya masyarakat langsung. Dengan demikian masyarakat akan semakin tangguh dalam penanggulangan bencana, masyarakat yang tangguh bencana ialah masyarakat yang mampu mengantisiasi dan meminimalisir kekuatan yang merusak melalui adaptasi. Serta mampu mengelola dan menjaga stuktur fungsi dasar tertentu ketika terjadi bencana,” pungkasnya.(spn/grt).

Berita Lainnya
HSN KOTA TEGAL iklan umroh radio  thomson PDAM Kota Bdg
HSN HARAPAN BERSAMA bank bjb bawah iklan umroh astra motor