background img
fULL BENNER 1
Walikota Apresiasi Bantuan Dari Masyarakat Terkait Penanganan Covid 19

Walikota Apresiasi Bantuan Dari Masyarakat Terkait Penanganan Covid 19

TEGAL – Aksi peduli covid-19 dengan pemberian APD bagi tim medis dan tebar paket sembako kembali di lakukan di Kota Tegal, kali ini dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkinka) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balaikota Tegal, Kemarin.

Dalam sambutannya Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE, M.M, menyampaikan bahwa penyebaran covid 19 bagi Indonesia telah menjadi bencana non alam.

Covid 19 yang tidak hanya mematikan jiwa, juga mematikan perekonomian rakyat, maka selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Tegal, saya mengapresiasi kepedulian Forkinka dan BMPD Kota Tegal

“Alhamdulillah bantuan ini akan sangat membantu tenaga medis Kota Tegal, terima kasih karena Forkinka dan BMPD telah turut membantu pemerintah Kota Tegal mempercepat penanganan pasien penderita covid-19 yang di rawat di rumah sakit rujukan yang ada di Kota Tegal. APD ini akan sangat dibutuhkan bagi petugas kesehatan yang berada di garda depan dalam melawan covid-19. semoga bantuan ini akan semakin menumbuhkan semangat para tenaga medis dalam situasi saat ini untuk menolong para pasien,” ucap Walikota.

Walikota juga tak luput ucapkan rasa yang sama kepada Forkinka dan BMPD atas bantuan sembako dan masker bagi masyarakat terdampak covid-19 termasuk juga bantuan sembako untuk guru TPQ dan marbot se-Kota Tegal yang diberikan oleh bank indonesia.

“Kepedulian kita terhadap sesama sangat dibutuhkan di masa pandemi ini, mari kita berdoa bersama, agar wabah covid-19 ini segera berakhir, dan yang terpapar covid-19 semua dapat sembuh dan tidak ada serta tidak ada lagi pdp dan odp di Kota Tegal,” harap Walikota.

Terkait pencegahan Covid 19 di Kota Tegal, Pemkot Tegal telah melakukan berbagai upaya mulai dari local lockdown, isolasi wilayah dan pembatasan sosial berskala besar (psbb).

“Saat ini, Kota Tegal telah negatif kasus covid-19 artinya sebelumnya masuk kategori zona merah saat ini zona hijau, kita perlu waspada jangan sampai terlena dan berlebihan mengingat daerah sekitar seperti Kabupaten Tegal dan Brebes masih zona merah,” ucap Walikota mengingatkan.

Ekonomi di Kota Tegal harus cepat pulih, untuk itu, mulai tanggal 15 Mei 2020 semua kegiatan usaha akan dibuka, nantinya semua karyawan harus pakai masker dan sarung tangan, di pintu masuk pusat perbelanjaan Pemkot Tegal akan menyediakan thermogun dan bilik disinfektan dipusat perbelanjaan sesuai standar kesehatan.

Selain itu, warga Kota Tegal wajib pakai masker. pusat perbelanjaan/mall besar harus dijaga ketat, ini penting agar pengunjung merasa nyaman dan aman dari ancaman penularan covid-19 saat mengunjungi pusat perbelanjaan, jelas Walikota mengingatkan.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Idonesia (BI) Tegal, M Taufik Amrozi ditengah pandemi ini kita masih bisa bersyukur dan kita ingin menunjukkan kepedulian kepada sesame dengan memberikan paket sembako lebih dari 750 paket senilai Rp. 120 Jt lebih.

“Untuk BI, kegiatan ini merupakan bagian dari 46 kantor perwakilan di Indonesia dengan nilai 30 M lebih, semoga bermanfaat untuk gugus tugas termasuk masyarakat,” ucap M Taufiq.

Kepala OJK Tegal, Ludi Arlianto menyampaikan bahwa kepedulian dari usaha jasa keuangan untuk sama sama membantu penanganan Covid 19 termasuk yang terdampak juga salah satu arahan dari Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST. MM(hid/hum).

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3