background img
fULL BENNER 1
Sejumlah Tempat Ibadah Ditinjau, Memastikan Menerapkan Protokol Kesehatan

Sejumlah Tempat Ibadah Ditinjau, Memastikan Menerapkan Protokol Kesehatan

TEGAL – Sesuai sosialisasi Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 15 Tahun 2020 yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Selasa (2/6) kemarin, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, S.T., M.M., menindaklanjuti dengan meninjau tempat-tempat ibadah pada Rabu (3/6).

Tinjauan tersebut bertujuan untuk memastikan protokol kesehatan sudah diterapkan di seluruh rumah ibadah sebagai pelaksanaan new normal di Kota Tegal.

Ada lima tempat ibadah dan satu pesantren yang ditinjau Jumadi. Yakni Gereja Bethel Indonesia di Jl. Asem Tiga, GPdi Mahanaim Jl. Kapt. Ismail, Gereja Kristen Jawa Tegal Jl. Dr. Sutomo, Metta Vihara Jl. Udang, Klenteng Tek Hay Kiong Jl. Gurame dan Ponpes Al Munawwaroh Jl. Prof. Dr. Buya Hamka Kelurahan Margadana Kota Tegal.

“Seluruh tempat-tempat ibadah mulai dari Masjid, Gereja, Vihara, Pura patuh dan taat untuk mensukseskan program pemerintah Kota Tegal dalam pelaksanaan new normal,” ungkap Jumadi kepada awak media saat berada di Gereja Kristen Jawa Tegal.

Dikatakan Jumadi, dalam pelaksanaan new normal, dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Tegal bersama seluruh tokoh agama di Kota Tegal.
“Harapan kami di era new normal ini tidak terjadi outbreak kembali atau gelombang kedua terjadi di Kota Tegal. Caranya dengan meningkatkan protokol kesehatan tanpa kompromi. Pakai masker wajib, jaga jarak juga wajib, dan lainnya di masa new normal ini,” jelas Jumadi.

Jumadi juga meminta kepada pengurus tempat ibadah untuk membatasi jumlah jamaah dan menambah jam ibadah jika jamaahnya cukup banyak.

Terkait ibadah dengan tata cara online, Jumadi juga telah melihat di Gereja Mahanaim dan GBI selama ini ibadah sudah dilaksanakan online saat PSBB. Tetapi karena sudah era new normal, Jumadi mempersilakan ibadah boleh dilakukan dengan protokol kesehatan tanpa kompromi.

Berdasarkan tinjauan yang dilakukan, tempat-tempat ibadah disebutkan Jumadi sudah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. “Saya kira semuanya sudah ok. Mereka sudah menyediakan thermogun, tempat cuci tangan, bahkan ada edukasi kepada jamaah. Misal jemaat yang sakit tidak usah ke gereja, jemaat usia lanjut dan anak-anak tidak usah ke gereja. Kalau yang sepuh dan anak-anak lebih beresiko. Sehingga mereka diarahkan untuk memakai online,” jelas Jumadi.

Wakil Ketua Badan Kerjasama Gereja-gereja (BKSG) KotaTegal Handoyo, menyatakan seluruh gereja di Kota egal sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik sesuai yang ditentukan Pemkot Tegal.
Sementara di Ponpes Al Munawwaroh Kelurahan Margadana Kota Tegal, juga tak berbeda. Ponpes yang rencana akan membuka belajar di hari Senin pekan yang akan datang, sudah menggunakan protokol kesehatan untuk menyongsong era new normal.(hid/hum)

Berita Lainnya
bawah 32 bawah 33 bawah 34 Square samping 3