background img
bank bjb 1
Umat Islam Selalu Rindu Baitullah

Jamaah Umroh Darussalamtour di Masjid Nabawi Madinah (Foto: Asep Ruslan)

Darussalam Tour & Travel

Umat Islam Selalu Rindu Baitullah

Jika kita sangat Rindu Baitullah, yakin Allah SWT pasti akan membantu kita mempermudah jalan menuju Baitullah.

KOTA BANDUNG, SINARPAGINEWS - Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah merupakan dua kota suci umat islam yang terletak di negara Saudi Arabia, tempat yang selalu dirindukan oleh ummat islam di seluruh dunia.

Apa keistimewaan Makkah? Terdapat Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS bersama putranya Nabi Ismail AS, yang menjadi kiblat bagi umat Islam di jagat ini. Sebab sebelumnya umat Islam shalat menghadap Masjid Al-Aqsha atau Baitul Maqdis di Kota Yerusalem.

Apa keistimewaan Madinah? Berdirinya Masjid Nabawi yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi tempat dimakamkannya beliau yakni di Raudhah Al-Jannah (Taman surga). Madinah adalah pusat dakwah Nabi Muhammad SAW selama sepuluh tahun, yang dahulunya dikenal sebagai kota Yatsrib.

Karena keistimewaan tersebut, Allah melipatgandakan pahala yang lebih banyak bagi mereka yang shalat di Masjid Al-Haram juga di Masjid Nabawi. Satu kali shalat di Masjid Nabawi sama dengan seribu kali shalat di masjid lain, dan satu kali shalat di Masjid Al-Haram sama dengan shalat seratus ribu kali di masjid yang lain.

DARUSSALAMTOUR: Ust. Megan Brennaf, Ust. Asep Rahmat, Ust. Asep Ruslan dan Ust. Teguh Wijayanto (Foto: Asep Ruslan)

Keistimewaan berikutnya menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, adanya sumber mata air zam-zam, yang terus mengalir airnya dan melimpah ruah, dan tidak akan pernah kering sepanjang masa. Sejak munculnya air zam-zam pada saat Nabi Ismail AS dan ibunya Sayyidah Hajar RA kehausan, saat ditinggal oleh Nabi Ibrahim AS.

Sejarah panjang peradaban manusia menciptakan momentum bersejarah itulah yang menjadi nilai tambah mengapa Makkah Al-Mukarramah dikenal sebagai Kota Nabi Ibrahim AS, dan Madinah Al-Munawwarah dikenal sebagai Kota Nabi Muhammad SAW. Dua  sosok utusan Allah yang mulia, dengan seluruh keluarga dan sahabatnya, tidak saja kisahnya menjadi magnet yang menarik untuk dikunjungi dan perlu dinapaktilasi dalam sebuah perjalanan spiritual seorang muslim. Tetapi lebih jauh dari itu bahwa perjalanan spiritual itu hendaknya menjadi momentum perenungan diri, dengan singkatnya waktu yang diberikan oleh Allah SWT dalam kehidupan kita, kebaikan dan kemanfaatan apa yang harus  kita tinggalkan dalam kehidupan ini,  agar bisa diteladani oleh generasi selanjutnya.

Tempat ini setiap waktu selalu dipenuhi umat islam dari seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh.

Jamaah Umroh Darussalamtour di Masjidil Haram Makkah (Foto: Asep Ruslan)

Menjalankan ibadah haji atau ibadah umroh, adalah mengamalkan syiar Islam dalam rangka menapaktilasi perjalanan Nabi Ibrahim AS, sebagai bapak tauhid dalam perjalanan keagamaan umat manusia. Yang menanamkan dasar iman tauhid bahwa Allah SWT adalah Pencipta Yang Esa, yang mengatur seluruh kehidupan manusia dan alam semesta, baik di kehidupan dunia maupun di kehidupan berikutnya. Disinilah wujud iman seorang muslim diuji, apakah ia mau rela meyakininya atau justru mengabaikan ajaran rukun Islam kelima tersebut.

Umat Islam yang pernah melaksanakan ibadah haji atau umroh, kalau ditanya pasti selalu rindu ingin kembali ke Baitullah. Kerinduan ini berlaku juga untuk seluruh umat Islam, walaupun belum pernah ke Baitullah. Namun hati mereka senantiasa dipenuhi oleh kerinduan ingin pergi ke Baitullah menjadi tamu Allah SWT.

Setiap tahun antara tanggal 8-12 Dzulhijjah, jutaan umat Islam berkumpul di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Sementara di luar musim haji, jutaan umat islam dari berbagai penjuru dunia selalu datang ke Makkah untuk berziarah ke Baitullah melaksanakan Umroh.

Jamaah Umroh Darussalamtour Travelling di Kualalumpur (Foto: Asep Ruslan)

Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk kegiatan keagamaam penyelenggaraan ibadah haji.

Pemerintah Indonesia telah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2020 ini akibat adanya wabah Covid-19, disampaikan langsung Menteri Agama Fachrul Razi dalam Konferensi Pers Kementerian Agama RI.

“Berdasarkan kenyataan tersebut, Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020 atau 1441 Hijriah ini,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dari kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Padahal sebelum adanya wabah Covid-19, sepanjang tahun kota Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah tidak pernah sepi dikunjungi umat Islam dari berbagai penjuru dunia.

Mengapa demikian? Jawabannya karena Nabi Ibrahim AS telah berdoa kepada Allah SWT, meminta agar Ka’bah menjadi yang dirindukan oleh seluruh keturunannya. Juga perintah Allah SWT yang mewajibkan berhaji sebagai rukun Islam yang ke lima.

Doa tersebut terdapat di dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 37:  “Ya Tuhan kami, sungguh aku telah meminta sebahagian keturunanku di lembah yang tidak memiliki tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang mendukung, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka dapat menemukan shalat, lalu jadikanlah hati siapa pun yang manusia inginkan Bagi mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mengajak mereka bersyukur”.

Jamaah Umroh Darussalamtour di Masjid Quba Madinah (Foto: Asep Ruslan)

Tafsir dari Al-Quran Surat Ibrahim Ayat 37: “Ya Tuhan kami, aku menempatkan anakku Ismail dan istriku Hajar di lembah yang tidak termasuk tanamannya, di sebelah rumah-Mu Baitul Haram -yakni Ka'bah dan sekitarnya-. Ya Tuhanku, hal ini agar mereka menyembah-Mu dan mendirikan shalat di lembah yang diberkati ini; maka jadikanlah hati sebagian manusia yang sangat merindukan dan menerima mereka, dan berilah mereka rezeki dari berbagai jenis buah-buahan yang dapat menjadi sebab kehidupan manusia di sana, sehingga mereka dapat menyembah-Mu dan bersyukur kepada-Mu sesuai permintaan dan karunia-Mu”.

Jika kita sudah sangat "Rindu Baitullah", yakin Allah SWT pasti akan membantu kita mempermudah jalan menuju Baitullah.

Hamba Sangat Rindu Baitullah (Foto: Asep Ruslan)

Firman Allah SWT dalam Quran surat Al-Ankabut ayat 69: “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik”.

Juga sabda Rasulullah SAW: “Berhajilah dan berumrohlah karena haji dan umroh bisa menghilangkan kefakiran.” (HR. Muslim)

Berdasarkan penjelasan tersebut, tak heran jika umat islam yang belum pernah ke Baitullah ingin sekali datang, dan yang sudah pernah datang ke Baitullah ingin kembali lagi, lagi dan lagi karena selalu rindu Baitullah.

Semoga wabah virus Corona atau Covid-19 segera berakhir agar kehidupan kembali berjalan dengan normal, pelaksanaan ibadah haji dan umroh bisa berjalan lagi sebagaimana biasanya, Aamiin.

Simak Umroh Lagi Yuk "DARUSSALAMTOUR":

 

Oleh : Ust. H. Asep Ruslan - 081346409664

  1. Pembimbing Haji & Umroh DARUSSALAMTOUR (Umroh, Haji Furoda & Halal Trip)
  2. Ketua Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA)
  3. Pembina Pondok Pesantren NAGRAK di Purwakarta
Berita Lainnya
Iklan brebes pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4