background img
bank bjb 1
TNI Selalu Digaris Depan Dalam Upaya Pencegahan Bahaya Penyalah Gunaan Narkoba

TNI Selalu Digaris Depan Dalam Upaya Pencegahan Bahaya Penyalah Gunaan Narkoba

PURWAKARTA, - Wujud sinergitas dalam perang lawan narkoba, Polres Purwakarta melalui Satuan Reserse Narkoba, memberikan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad, pada Kamis (2/7/2020).

Komandan Batalyon (Danyon) Armed 9 Pasopati Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi melalui Wadanyon Mayor Arm I Gede Satria Bandem, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Prajurit, PNS dan Persit jajaran Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad tentang dampak negatif Narkoba.

"Penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memprihatinkan dan cenderung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama, sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad untuk mencegahnya," kata perwira TNI yang akrab disapa Gede.

Menurutnya, peredaran narkoba sudah merasuki seluruh sendi kehidupan masyarakat Purwakarta, sehingga harus ada upaya bersama untuk memutuskan mata rantai perdagangan barang terlarang itu.

Dia mengaku sosialisasi akan dilakukan secara berkala setiap per triwulan. Tak hanya itu, dia juga menyebut kerap melakukan pemeriksaan urine secara rutin satu bulan sekali kepada anggota personel TNI.

"Kalau ada yang terlibat soal narkoba kita pecat. Untuk itu kita lakukan pencegahan sekarang dan jangan sampai ada yang terlibat. Jika dibutuhkan bantuan kami akan berikan pasukan terbaik untuk perang melawan Narkoba dan siap mendukung Polres Purwakarta untuk pemberantasan narkoba di Kabupaten Purwakarta ini," tegasnya.

Terpisah, Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan, melalui Kasat Narkoba, AKP Heri Nurcahyo mengatakan, keseriusan memerangi narkoba dari pihak terkait diperlukan karena maraknya peredaran narkoba.

"Dengan dukungan dari Batalyon Armed 9 pasopati kostrad ini memberi semangat buat kami, karena kalau prajurit TNI sudah terkena (narkoba) akan berpengaruh dalam menjalankan tupoksinya sebagai pertahanan negara, Semua harus taat dan patuh pada hukum,” ucapnya.

Lanjut dia, pemberantasan narkoba secara berlapis dengan melibatkan semua pihak akan lebih efektif dalam menghadapi para gembong dan pengedar narkoba.

"Saat ini penggunaan narkoba disebabkan karena ingin mencoba sesuatu yang baru, gaya hidup (lifestyle) dan adanya tekanan hidup yang mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan," ucapnya.

Ia menambahkan, deteksi dini terhadap ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku, lingkungan pergaulan, kebiasaan dan gaya hidup yang tak lazim serta adanya penurunan kondisi kesehatan secara fisik dan psikis.

Disebutkannya, pencegahan dapat dilakukan sejak dini yang dimulai dari keluarga, dengan mengawasi setiap anggota keluarga yang sudah beranjak remaja dalam aktivitas sehari-hari.

Tiga kesatuan TNI di Purwakarta yakni Resimen Armed 2/1 Kostrad,︎Kodim 0619/Purwakarta dan Bataliyon Armed 9 Pasopati, selalu konsisten melaksanakan Sosialisasi secara berkala, dan berkomitmen Dukung Penuh Polres Purwakarta dalam pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba.TNI selalu digaris depan dalam upaya Pencegahan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

“Sinergitas seperti ini terus kita jalin guna keberhasilan dalam mengamankan NKRI dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, terutama pada generasi muda sebagai generasi penerus Bangsa Indonesia,”ucapnya.(Ms)

Berita Lainnya
Iklan brebes pa markus Iklan Mas wahid  square bawah 4