background img
bank bjb 1
TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul, Bukti Pengabdian TNI Kepada Rakyat

TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul, Bukti Pengabdian TNI Kepada Rakyat

BANTUL, - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki keanekaragaman dalam segala hal dan semua terikat menjadi satu kesatuan yang berlandaskan Pancasila. Seperti halnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah realisasi atau implementasi dari sila dalam Pancasila. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen

bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwilayah pedesaan atau terpencil dan minim pembangunan infrastruktur.

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempunyai lima Kabupaten dan satu Kotamadya, salah satu kabupaten tersebut adalah Kabupaten Bantul. Apabila dilihat dari bentang alamnya, wilayah Kabupaten Bantul terdiri dari daerah dataran yang terletak pada bagian tengah dan daerah perbukitan yang terletak pada bagian timur dan barat, serta kawasan pantai di sebelah selatan. Kondisi bentang alam tersebut relatif membujur dari utara ke selatan. Secara geografis, Kabupaten Bantul terletak antara 07º44'04" 08º00'27" Lintang Selatan dan 110º12'34" - 110º31'08" Bujur Timur. Di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul, di sebelah utara berbatasan dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia.

Dengan keadaan geografis tersebut kabupaten bantul memiliki beberapa potensi bencana alam yang bisa terjadi, diantaranya adalah tsunami, gempa bumi dan banjir. Seperti tahun 2006 yang lalu diwilayah bantul dilanda gempa bumi yang membuat sebagian besar wilayah kabupaten bantul wilayah timur mengalami kerusakan bangunan yang parah serta banyak orang yang meninggal dunia. Disusul pada tahun 2019 terjadi cuaca ektrim dengan curah hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya bencana alam yang cukup parah yaitu banjir dan tanah longsor diwilayah yaitu kecamatan kretek, kecamatan pundong, kecamatan dlingo.

Kondisi sosial ekonomi masyarakat kabupaten bantul sebagian besar menengah kebawah, karena masyarakat bantul berpenghasilan dari bertani, berkebun, melaut dan berternak. Mengingat sebagian besar wilayah kabupaten bantul merupakan dataran dengan ladang bercocok tanam yang luas, perkebunan serta bagian selatan berbatasan dengan laut. Selama ini pemerintah kabupaten bantul selalu memberikan dukungan kemajuan perekonomian masyarakat, mulai dari perkembangan wisata, pasar dan pabrik. Menghadapi kondisi pandemic covid-19 berdampak negative kepada masyarakat bantul. Namun demikian pemerintah kabupaten bantul bersinergi dengan instansi lain seperi TNI-Polri wilayah bantul, BPBD, Dinkes dan lain-lain tetap berusaha menjaga kondisi social dan perekonomian masyarakat.

Satuan Komando kewilayahan, Komando Distrik Militer atau yang sering disebut Kodim, merupakan Komando pembinaan dan operasional kewilayahan TNI Angkatan Darat. Kodim 0729/Bantul beroperasi diwilayah teritorial Kabupaten Bantul. Dengan keberadaannya, Kodim Bantul harus berperan aktif dengan instansi terkait diwilayah kabupaten bantul untuk menjaga keamanan, ketertiban, keutuhan wilayah dan ikut serta dalam menyejahterakan masyarakat. Prog TMMD Reguler ke 108 TA. 2020 di wilayah Kodim 0729/Bantul dilaksanakan dengan memperhatikan kemampuan satuan dan kondisi masyarakat serta pemilihan obyek dan kegiatan yang dirasakan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kab. Bantul.

Dalam hal ini, Kodim Bantul melaksanakan TMMD Reguler ke 108 didesa sumberagung kecamatan jetis bantul dengan tema “TMMD PENGABDIAN UNTUK NEGERI”. TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul lebih tepatnya dilaksanakan di dusun pangkah dan turi desa sumberagung kecamatan jetis bantul. Tujuan kegiatan TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Desa sumberagung secara geografi adalah daerah dengan penghasilan sebagian besar masyarakat diperoleh dari bertani, berkebun dan berternak. Selain itu desa sumberagung merupakan salah satu desa pra sejahtera di wil kecamatan jetis, dimana terdapat 2 dusun yang memiliki akses jalan penghubung untuk mempermudah masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka, dengan adanya program tmmd reg ke 108, masyarakat di desa sumberagung menginginkan pembangunan infrastruktur dengan sasaran pembuatan jembatan dan sayap jembatan, yang diharapkan dapat memberi akses jalan untuk masyarakat khususnya masyarakat dusun pangkah dan dusun turi yang dapat digunakan sebagai akses petani dan perkebunan. Harapan besar masyarakat di desa sumberagung yang didukung oleh aparat pemdes dan pemda untuk dilaksanakan kegiatan tmmd tersebut telah diwujudkan oleh masyarakat desa sumberagung dengan memberikan sebagian lahan mereka untuk digunakan sebagai sasaran pembuatan jembatan dan sayap jembatan pada giat tmmd reg ke 108 di wil kodim 0729/bantul.

Satgas TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul melibatkan seluruh komponen masyarakat, TNI-Polri, BPBD, dinas terkait kabupaten bantul, para relawan dan warga masyarakat dibawah pengendalian langsung oleh Dandim Bantul Letkol Kav Didi Carsidi S.Sos, M.I.Pol, sehingga proses pembangunan sasaran TMMD dapat tepat waktu dan tepat sasaran.

“Saya selaku komandan kewilayah khususnya sebagai Dandim 0729/Bantul selalu bersinergi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan TMMD ini didesa sumberagung jetis bantul, tidak hanya itu saya juga terjun langsung kesasaran TMMD, ini sebagai bentuk nyata pengabdian dan peran TNI khususnya TNI kodim bantul terhadap masyarakat bantul, saya pastikan jajaran prajurit diwilayah dan danramil setempat untuk terus membantu masyarakat dalam mewujudkan harapannya untuk pembangunan jembatan.” Kata Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Didi Carsidi, S.Sos., M.I.Pol.

Dandim Bantul juga menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan TMMD Reguler ke 108 ini dimulai dengan Pra TMMD dilaksanakan satu bulan penuh bulan juni dan pembukaan TMMD Reg ke 108 ini dibuka tanggal 30 Juni dengan target waktu pelakasanaan 30 hari sampai dengan tanggal 31 juli mendatang. Sasaran TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul didesa sumberagung memiliki beberapa sasaran fisik diantaranya adalah pembangunan jembatan sepanjang 12 meter, dengan lebar 3 meter dan tebal 0,25 meter serta perehapan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit. Sedangkan sasaran lainnya yaitu sasaran non fisik berupa sosialisasi tentang administrasi kependudukan, kesehatan masyarakat, bela negara, bahaya narkoba, tertib lalu lintas, penyakit hewan menular, budidaya ikan, undang-undang ketenagakerjaan, kesehatan reproduksi remaja, pengelolaan sampah, pencegahan dan penanganan convid 19.

Saat Penandatanganan Serah Terima dan Berita Acara Pelaksanaan TMMD Reguler ke 108 Kodim 0729/Bantul dari Bupati Bantul Drs. H. Suharsono kepada Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Didi Carsidi, S.Sos., M.I.Pol, dengan disaksikan oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, S.I.P., MM. Selasa (30/6). Bupati Bantul menyampaiakan, “Pemerintah kabupaten bantul mempunyai harapan besar agar kemiskinan di bantul dapat terus diturunkan dari waktu ke waktu, sejalan dengan hal itu dalam program tmmd kali ini juga kami dorong agar dapat menjadi salah satu ruang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap dapat produktif di tengah pandemic covid-19, Saya berharap, dalam tmmd bisa disisipkan program-program yang memberi edukasi dan senantiasa membudidayakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih, sehat baik pribadi maupun lingkungan sehingga diharapkan masyarakat terhindar dari penyebaran penyakit termasuk Covid-19.”

Sementara itu Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, S.I.P., MM, juga menyampaikan, “Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan tmmd ke-108 TA 2020 yang akan dilaksanakan di desa Sumberagung Kecamatan Jetis selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat kegiatan tmmd ini juga merupakan Wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong rasa cinta tanah air wawasan kebangsaan serta ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.”

Sinergitas kemanunggalan TNI Rakyat nantinya dapat membentuk kemajuan yang luar biasa dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. Semoga dengan kegiatan TMMD ini dapat bermanfaat kepada masyarakat. Kami mengajak kepada warga Bantul semua untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan yang sudah di anjurkan oleh pemerintah. Tetap menjaga Pola hidup bersih, harapan kita semua semoga pandemi Covid 19 ini dapat segera berakir dan dapat kembali normal seperti semula.(Letkol Kav Didi Carsidi, S.Sos., M.I.Pol / Dandim 0729/Bantul)

Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN