background img
bank bjb 1
Hari-Hari Terakhir TMMD Reguler Ke-108 Kodim Bantul, Kebersamaan TNI-Rakyat Tinggal Menghitung Hari

Hari-Hari Terakhir TMMD Reguler Ke-108 Kodim Bantul, Kebersamaan TNI-Rakyat Tinggal Menghitung Hari

BANTUL, - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-108 Tahun 2020 di Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Bantul tinggal menghitung hari. Pasalnya, program yang dilaksanakan oleh Kodim 0729 Bantul tersebut akan ditutup pada 29 Juli mendatang. Artinya, kebersamaan anggota TNI dengan masyarakat Desa Sumberagung juga akan berakhir karena seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD akan kembali ke satuan markasnya masing-masing.

“Keberadaan prajurit TNI selama hampir empat minggu di Desa Sumberagung sanggat besar artinya bagi kami, masyarakat Desa Sumberagung,” ujar Kepala Desa Sumberagung, Yudi Fahrudin.

Dikatakan Yudi, sudah banyak pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan, seperti pengerjaan jembatan, rehab masjid, pembangunan talud, rehap RTLH dan cor jalan. Menurutnya, Satgas TMMD Reguler meninggalkan pelajaran yang berarti di tengah-tengah masyarakat diantaranya, gotong royong, bekerja tanpa kenal lelah, disiplin tepat waktu, serta kompak dalam bekerja.

Hal senada diungkapkan warga Desa Sumberagung, Sumardi yang mengaku sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Menurutnya, keberadaan tentara di rumahnya tidak membebani dan merasa kerepotan. Warga justru merasa bangga ditinggali prajurit TNI selama TMMD berlangsung. Hal itu membuktikan bersama TNI, warga dapat membangun desa, baik sarana prasaran fisik yang dapat meningkatkan perekenomian warga maupun sarana tempat ibadah.

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD Reguler ke-108 Kodim 0729 Bantul, Kapten Chb Reja Mulya menyampaikan, pekerjaan yang dilakukan Satgas TMMD Reguler Ke-108 pembangunannya sudah selesai. “Tinggal menghitung beberapa hari saja, karena kurang dari seminggu kegiatan ini akan segera ditutup,” katanya.

Menurutnya, kegiatan TMMD Ke-108 terus dikerjakan dengan semangat secara bergotong royong bersama masyarakat dalam penyelesaiannya. Baik prajurit maupun masyarakat yang ada dilingkungan setempat. Saat ini, pengerjaan yang dilakukan hanya tinggal pemolesan, karena tinggal beberapa persen saja, pengerjaan pembangunan akan segera rampung, sesuai sasaran dan waktu yang sudah ditentukan. (*)

Berita Lainnya
HUT Tegal Beebopp pa erwin purwakarta 2 ASEP PRESIDEN