background img
bank bjb 1
Pemkot Bandung mengapresiasi para petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana

Pemkot Bandung mengapresiasi para petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana

KOTA BANDUNG, - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi para petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung yang selama ini gigih saat menanggulangi kebencanaan.

Melalui Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Pemkot Bandung memberikan apresiasi berupa bea siswa untuk putra-putri petugas yang berprestasi. Mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai perguruan tinggi.

Putra-putri petugas Damkar yang memperoleh bea siswa di antaranya Najib (Perguruan Tinggi), Nisa Fatimah (SMA), Hasti Yustinti (SMP), dan Muhammad Nadir (SD).

"Pemkot mengapresiasi temen-temen yang selama ini sudah membantu menanggulangi kebencanaan, terakhir kebakaran yang di Otista itu luar biasa,” katanya saat ditemui di Mako Diskar PB Kota Bandung, Rabu 9 September 2020.

Yana mengatakan, petugas Damkar memang memiliki kewajiban untuk menanggulangi bencana seperti kebakaran. Itu merupakan tugas mulia sehingga layak untuk memperoleh apresiasi. Salah satunya dengan memberikan perhatian kepada putra-putri para petugas Damkar.

Di luar itu, Yana kembali mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau. Karena di musim kemarau, berpotensi terjadi kebakaran.

Oleh karenanya, Yana meminta warga secara rutin memeriksa instalasi listrik, dan berhati-hati saat meninggalkan rumah dengan mematikan listrik, serta gas.

"Butuh kewaspadaan dari masyarakat. Karena kemarau pasti rentan terjadi kebakaran," tuturnya.

Saat kunjungan tersebut, Yana juga memberikan sertifikat Diklat Damkar kepada 12 anggota Damkar yang telah lulus mengikuti pelatihan.

Sementara itu, Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana mengungkapkan, sepanjang tahun 2020 hingga 7 September ini telah terjadi kebakaran sebanyak 130 kali di Kota Bandung. Jumlah di antaranya terdiri dari kebakaran bangunan rumh/tempat tinggal sebanyak 45 kali, pasar (1 kali), pabrik (4 Kali), gardu listrik (16 Kali), Kendaraan (7 Kali), toko, RM, sekolahan, kantor, dan gudang (28 Kali).

Sedangkan jumlah kerugian akibat kebakaran sebesar Rp18.183.050.000. Sedangkan yang terselamatkan senilai Rp154.608.400.185.

"Tak hanya di Kota Bandung, Diskar PB juga membantu kasus kebakaran di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah