background img
bank bjb 1
Wakil Bupati Garut Ajak Masyarakat Disisplin Patuhi Protokol Kesehatan

Wakil Bupati Garut Ajak Masyarakat Disisplin Patuhi Protokol Kesehatan

GARUT, - Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman yang juga sebagai Wakil Ketua IV Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Garut mengatakan, pada hari Jumat 11 September 2020, ada penambahan pasien konfirmasi positif sebanyak 8 orang berasal dari 6 kecamatan.

"Kasus Konfirmasi positif pada hari ini, berasal dari kecamatan Wanaraja sebanyak 3 orang pasien, dan Kecamatan Sukawening, Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul dan Bayongbong, masing-masing 1 orang pasien," ungkap Helmi Budiman, Jumat (11/09/2020).

Helmi menambahkan, dari 8 pasien yang terkonfirmasi positif pada hari ini, satu diantaranya meninggal dunia yakni (KC-117) asal kecamatan kecamatan Sukawening.

"Pemkab Garut turut bela sungkawa atas peninggalnya 1 orang pasien konfirmasi positif (KC-117) asal kecamatan Sukawening," ungkap Helmi.

Hingga saat ini, kata Helmi, Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.374 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.284 kasus, dengan rincian 571 Kasus isolasi mandiri dan 2.713 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Helmi, sebanyak 2.973 kasus, dengan rincian 31 Kasus isolasi mandiri, 6 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.899 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Helmi, sebanyak 117 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 29 kasus isolasi RS/perawatan, 83 kasus dinyatakan sembuh, dan 4 kasus meninggal.

Helmi menjelaskan, memutuskan rantai penularan Covid-19 merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

"Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan, juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.

Dikatakan Helmi, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, serta menjaga kondisi kesehatan," pintannya.

Berita Lainnya
PDAM bdg2 Ambu dedi ASEP rumah 2 ASEP rumah