background img
bank bjb 1
Dua Dinas Di Purwakarta Masih Status WFH Selama 14 Hari

Dua Dinas Di Purwakarta Masih Status WFH Selama 14 Hari

PURWAKARTA,- Kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta kini masih terbilang tinggi dengan rata-rata pasiennya terpapar tanpa bergejala alias OTG.

Hal ini pun menjadi perhatian khusus Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Ia menyebutkan, aparatur sipil negara ( ASN) Purwakarta pun ada yang terpapar wabah ini sehingga terpaksa instansinya melakukan work from home ( WFH) selama 14 hari.

Namun, kini menyisakan dua instansi atau dinas yang masih melakukan WFH, yakni Dinas Pendidikan dan Setda Purwakarta.

"Disdik masih (WFH), karena memang lumayan banyak (pasien positif). Lalu, ada Setda masih ada tiga orang yang lakukan isolasi," ujarnya pada wartawan, Senin (5/10/2020).

Sebelumnya, ada beberapa dinas yang melakukan WFH juga, seperti BKAD, Disperindag, hingga Damkar. Tetapi, ketiga dinas tersebut kini sudah selesai menjalani masa WFH.

"Semoga tak ada penambahan lagi. Memang Purwakarta ini masih berada di zona dengan kewaspadaan level rendah alias kuning. Itu mengartikan bahwa Purwakarta ada peningkatan pasien positif juga dibarengi peningkatan tingkat kesembuhan," ucapnya.

Pemkab Purwakarta pun dalam mengantisipasi membludaknya pasien positif corona ini telah memiliki ruang isolasi tambahan yang berlokasi di Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, setelah gedung isolasi di Maracang penuh dan tak dapat menampung pasien yang OTG.

"Rata-rata 80 persen pasien positif di Purwakarta itu yang OTG. Jadi, kami sediakan 44 ruangan dan lebih representatif dengan ada tempat berjemur untuk para pasien," katanya.

Anne menambahkan, Purwakarta mendapatkan bantuan tenaga dokter sebanyak tujuh orang dan sejumlah perawat, serta satu dokter pula dari Kodim 0619/Purwakarta. 

Berita Lainnya
PDAM bdg NOPEMBER Perumahan pa sep iKLANBREBES 1 bawah 4